oleh

CIA Akan Buka Mulut Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi

INIKATA.com — Kepala CIA Gina Haspel dikabarkan akan buka mulut, terkait rincian pembunuhan brutal jurnalis Jamal Khashoggi.

Dikabarkan Gina Haspel hanya akan bicara lebih jauh terkait informasi pembunuhan Khashoggi pada para pemimpin senat, Selasa hari ini, (4/12)

Gina tepat akan menghadap pada pemimpin senat.

Diketahui bahwa Gina Haspel pekan lalu tidak hadir dalam sesi briefing yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan James Mattis. Hal itu membuat sejumlah orang di Kongres marah.

Baik Pempeo maupun Mattis menekankan kepada para senator, bahwa tidak ada bukti langsung tentang keterlibatan Putra Mahkota Saudi atas pembunuhan Khashoggi.

Namun CIA sendiri mengaku memiliki bukti bahwa dia bertukar pesan dengan Saud al-Qahtani, yang diduga mengawasi pembunuhan itu.

Diketahui sebelumya, Khashoggi, seorang kolumnis Washington Post dan penduduk Amerika, dibunuh dan dimutilasi beberapa menit setelah ia memasuki konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober.

Diduga pembunuhan tersebut atas perintah dari Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman.

Kendati CIA telah menetapkan bahwa bin Salman sangat terlibat dalam keputusan untuk membunuh Khashoggi. Meski Presiden Trump sendiri enggan mempercayai hal tersebut.

Bahkan dikabarkan melalui sejumlah media Amerika, penyangkalan Trump terkait laporan badan intelejennya tersebut bukan yang pertama kali dilakukan.

Trum menampik keterlibatan Arab Saudi, sehingga besar dugaan, CIA lalu bersepakat untuk buka mulut pada senat.

Meski sebelumnya saat informasi bukti CIA telah bocor ke Publik, Gina Haspel disebut sangat marah, meski belum ada komentar resmi yang dikatakannya saat ini. (**/rmol)

Komentar

Topik Terkait