oleh

Pedagang Mamin di Gresik Kecewa Dengan Sandiaga Uno

GRESIK, INIKATA.com – Lawatan calon wakil presiden Sandiaga Uno, selama dua hari di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengusung program penguatan ekonomi lokal.

Panitia terdiri dari partai pengusung, yang ada di daerah inipun mengagendakan pertemuan antara Sandiaga Uno dengan pedagang industri rumah tanggahan.

Pertemuan tersebut mengambil tempat di Wahana Ekpresi Pusponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.
Sebelum Sandiaga tiba di WEP, tampak sejak pagi para pengrajin rumah tangga makanan dan minuman khas Gresik memeriahkan stand yang disediakan panitia.

Dengan berbagai makanan dan minuman (Mamin) olahan mereka.

Hal itu dilakukan dengan harapan, stand-stand tersebut akan dikunjungi cawapres nomor urut 02 sekaligus melihat langsung produk-produk khas Gresik.

Sayangnya, keinginan para pedagang untuk disambangi Sandiaga Uno tak terwujud sesuai dengan impian mereka.

Pasalnya, saat mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini tiba di WEP, ia justru cuek dan berlalu begitu saja saat melewati puluhan stand pameran berbagai jajanan kuliner khas kota santri itu.

“Yang jelas kami kecewalah dengan beliau, karena tidak meninjau stand kami,” ucap Dewi Julianti seorang pedagang UKM Mamin

“Sejak pagi disiapkan karena panitia minta. Pesannya, Pak Sandiaga nanti ingin melihat langsung kuliner jajajanan khas Gresik,” lanjutnya.

Diterangkan oleh pengurus Asosiasi UMKM Makanan dan Minuman Gresik ini, Sandiaga Uno lawatan ke Gresik untuk bertemu dengan pedagang UMKM Gresik.

Sekaligus melihat langsung produk-produk mamin yang telah diolah. Karena itu, dalam lawatannya ia mengusung program penguatan ekonomi lokal.

Pertanyaannya sambung Dewi Julianti, jika ia bertandang ke Gresik dalam rangka konsolidadsi dengan pedagang UMKM mamin untuk penguatan ekonomi lokal.

Maka tidak ada alasan bagi Sandiaga untuk melewati begitu saja para pedagang yang sejak pagi menunggunya berlama-lama.

“Kita inikan, datang membawa banyak barang dan memakan tenaga maupun biaya angkut. Tetapi setelah disini, justru dicuekin, ya gimana ya,” terang Dewi.

“Bilangnya untuk penguatan ekonomi lokal, yang mana yang dikuatin. Ketemu dengan kami pedagang dan pengolah mamin saja, enggak padahal tinggal belok dikit sudah sampai,” tambahnya.

Lantas Apa Kata Panitia?

Hingga berita ini turun sejumlah panitia belum ada yang berhasil dihubungi untuk konfirmasi.

Sementara itu, seorang calon legislatif Gresik dari PAN yang menyaksikan keluhan pihak Asosiasi UMKM Mamin Gresik tersebut.

Dia mengatakan bahwa kehadiran Sandiaga di WEP, memang untuk dialog dengan pedagang terkait penguatan ekonomi lokal.

“Nah, tentang kenapa beliau tidak sempat singgah di stand-stand pameran UMKM yang disiapkan penitia, bisa jadi karena panitia terlalu terlupa atau Pak Sandiaga-nya yang buru-buru,” katanya sambil minta untuk tidak ditulis namanya. (Muis)

Komentar

Topik Terkait