oleh

Jajaki Kurikulum Penanggulangan Bencana, Jatim Kerjasama Dengan Osaka Jepang

SURABAYA, INIKATA.com – Seringnya Jatim mengalami bencana terutama saat musim-musim tertentu, mendorong Pemprov Jatim melakukan penjajakan kerjasama dengan Osaka Jepang. Alasannya, di negara Sakura tersebut sering dilanda bencana, mulai gempa bumi, tsunami, hingga angin topan.

“Meski sering bencana, namun relative tak membawa korban jiwa mengingat disana penanganan kebencanaan di Jepang sudah menjadi bagian dari budaya. Sehingga ketika terjadi bencana, masyarakat Jepang sudah tahu tindakan apa yang harus mereka lakukan. Oleh sebab itu, saat ini sedang dilakukan penjajakan kerjasama,” ungkap Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai, Selasa (11/12/2018).

Pria asal Pare-Pare Sulawesi ini mengatakan, langkah awal kerjasama tersebut dimulai dengan mengundang beberapa guru atau trainer untuk mengajar pendidikan kebencanaan di sekolah-sekolah di Jawa Timur. Langkah tersebut bisa dikata meniru pola yang dilakukan di sekolah-sekolah Osaka Jepang. Mereka mengajarkan pendidikan disaster manajemen melalui kurikulum tersendiri.

“Disaster management sudah menjadi bagian dari kurikulum pendidikan yang diajarkan di sekolah-sekolah di Jepang,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Aries, rencana pengiriman guru-guru SMA/SMK untuk berlatih penyusunan dan penerapan kurikulum penanggulangan bencana. Sebaliknya Pemprov Jatim akan mengundang tenaga ahli dari Jepang untuk mengajar hal yang sama di sekolah-sekolah di Jatim. (TRI)

Komentar

Topik Terkait