oleh

Protes Rompi Kuning Tak Berhenti, Presiden Prancis Naikkan Upah Pekerja

INIKATA.com Presiden Prancis Emmanuel Macron akan menaikkan upah minimum dan konsesi pajak sebagai tanggapan atas protes rompi kuning sejak empat pekan terakhir.

Keputusan tersebut mengingat aksi protes yang tak kunjung berhenti, lantaran para demonstran rompi kuning menolak kenaikan harga gas dan minyak.

Berbicara dalam pidato yang disiarkan televisi (Senin, 10/12), Macron mengecam protes berujung kekerasan yang terjadi.

Terutama di ibukota Paris. Namun dia mengatakan bahwa kemarahan para demonstran rompi kuning itu dalam banyak hal bisa dikatakan sah.

BACA JUGA: Aksi “Rompi Kuning” Berdampak Buruk Bagi Ekonomi Perancis

Untuk itulah, sebagai tanggapan, dia memutuskan akan meningkatkan upah minimun sebesar 7 persen pada tahun 2019 mendatang, yakni menjadi 100 euro per bulan.

Selain itu, peningkatan pajak yang direncanakan untuk pensiunan berpenghasilan rendah juga akan dibatalkan.

Upah lembur tidak akan dikenakan pajak lagi, dan pengusaha akan didorong untuk membayar bonus akhir tahun bebas pajak kepada karyawan.

Sementara itu, Menteri Pemerintah Olivier Dussopt mengatakan kepada penyiar BFMTV bahwa total biaya semua langkah itu kemungkinan akan berkisar antara 8 milyar dan 10 milyar euro.

“Kami sedang dalam proses penyetelan dan untuk melihat bagaimana membiayainya,” tambahnya seperti dimuat BBC. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait