oleh

Dihadapan Majelis Sidang, Istri Korban Penembakan Minta Pelaku Dihukum Berat

INIKATA.com Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara menggelar sidang perdana korban pembunuhan terhadap Herdi alias Acuan (45) yang terjadi di daerah Penjaringan, Jakarta Utara empat bulan lalu, Selasa (11/12).

Acuan tewas dengan cara ditembak tak jauh dari rumahnya di Jalan Jelambar Aladin, Kelurahan Pejagalan, Jumat (20/7) lalu.

Sidang dipimpin Hakim Ketua Dodong Iman Rusdani dan dua hakim anggota, Sutejo Bomantoro dan Chris Fajar Sosiawan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari pihak korban, yaitu istri, adik, dan rekan kerja korban.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nugraha menghadirkan terdakwa Handoko alias Alex dan Sunandar yang didakwa menjadi pelaku dan otak yang merencanakan pembunuhan dengan cara penembakan tersebut.

Istri korban, Dewi (39) sambil menangis memberikan kesaksian di hadapan majelis sidang. Dia menduga motif yang melatarbelakangi kasus pembunuhan terhadap suaminya karena persaingan di bidang usaha perdagangan solar.

Ketika Majelis Hakim menanyakan harapan istri korban saat dalam persidangan, Dewi sepanjang persidangan terus menangis. Bahkan di saat dia menyampaikan keinginannya.

“Saya harap para pelaku yang membunuh suami saya agar dihukum seberat-beratnya dengan hukuman maksimal,” pintanya sambil terisak.

Majelis Hakim dalam persidangan terus berusaha menenangkan istri korban. Hakim juga meminta kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang bertugas menjaga keselamatan keluarga korban agar memberikan bantuan psikologis bagi keluarga korban. (Inikata/RMOL)

Komentar

Topik Terkait