oleh

KPP Dukung Pedagang Sumsel Pasang Spanduk Tolak Politisasi Pasar

JAKARTA, INIKATA.com Komite Pedagang Pasar (KPP) mendukung langkah yang dilakukan oleh pedagang pasar di Sumatera Selatan yang melakukan pemasangan spanduk penolakan politiasasi pasar oleh salah satu calon wakil presiden.

“Pasar itu tempat bertransaksi antara pedagang dan konsumen. Bukan tempat untuk berpolitik,” kata Ketua KPP Abdul Rosyid Arsyad dalam rilisnya, Senin (24/12).

Rosyid menjelaskan apa yang dilakukan oleh para pedagang di Sumsel tersebut adalah keinginan dan hak para pedagang pasar. Dia juga menjelaskan pedagang juga mulai jengah dengan tingkah salah satu Cawapres yang terus menyebut adanya kenaikan harga di pasar tradisional.

“Yang pasti pedagang kesal dengan isu kenaikan harga bahan pokok,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan pemasangan spanduk penolakan politisasi pasar tidak hanya akan dilakukan di Sumsel. Dalam waktu dekat rencananya beberapa pedagang pasar di Jawa Barat jupga akan melakukan hal yang sama.

“Minggu depan saya dapat kabar jika pedagang pasar di Jabar juga akan melakukan pemasangan spanduk penolakan politisasi pasar,” bebernya.

Sementara itu Salah satu pedagang di Sumsel Robi Marta mengatakan aksi Sandiaga Uno yang menyatakan harga bahan pokok di pasar mengalami kenaikan membuat para pedagang kecewa.

“Awalnya kami simpati dengan aksi yang dilakukam sandiaga ke pasar-pasar. Namun pernyataan yang dikatakan membuat kami kecewa,” bebernya. (Danang)

Komentar

Topik Terkait