oleh

Kasus Kosmetik Ilegal, Via Vallen: Pernah Pakai Hingga Jadi Endorse

INIKATA.com Penyanyi dangdut Via Vallen diperiksa Polda Jawa Timur sebagai saksi kasus kosmetik ilegal atau oplosan merek Derma Skin Care (DSC).

“Jadi, kemarin itu statusnya memang cuma saksi. Tapi, banyak masyarakat di luar sana salah paham. Dikira Via tersangkalah, apalah. Padahal Via cuma dimintai keterangan aja. Benar nggak kamu pernah diendorse kosmetik ini? Cuma itu aja,” ungkap Via Vallen saat ditemui di Big Bang Jakarta 2018, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (30/12).

Dalam kesempatan tersebut, pelantun lagu Sayang itu tidak memungkiri telah menjadi salah satu endorser kosmetik tersebut. Via Vallen bahkan sempat menggunakan kosmetik oplosan itu.

“Memang benar (jadi endorser DSC) cuma sekali, dan Via juga sempat pakai kosmetik itu karena memang Via nggak tahu itu kosmetiknya belum terdaftar,” tutur Via Vallen.

Via Vallen kemudian menjelaskan bahwa panggilan sebagai saksi telah disampaikan cukup lama, saat dirinya berada di Tanah Suci. Namun, keluarganya baru memberi tahu belum lama ini karena ingin dirinya fokus ibadah.

“Sebelumnya itu panggilannya udah lama, masih di Tanah Suci. Cuma keluarga Via nggak mau kasih tahu Via, karena mereka mau Via fokus ibadah,” jelasnya.

Sebagai warga negara yang taat hukum, Via pun siap jika harus bersaksi hingga ke persidangan. Namun, kesalahannya kali ini tidak membuat Via kapok sebagai endorser, melainkan lebih hati-hati memilih produk untuk di-endorse.

“Jadi, emang udah lebih hampir setahun ini Via benar-benar nggak ambil endorse. Jadi, sebenarnya sebelum memutuskan untuk nggak ambil endorse, Via udah memilih-milih ambil endorse terutama kosmetik,” tukasnya.

Sebelum Via Vallen, penyanyi Nella Kharisma turut diperiksa terkait kosmetik oplosan tersebut. Selain dua penyanyi dangdut tersebut, Polda Jawa Timur juga akan memanggil 5 artis inisial NR, OR, NK, DK dan B yang diduga turut menjadi endorser kosmetik Derma Skin Care yang diproduksi dengan menggunakan oplosan dari berbagai produk-produk kosmetik lain. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait