oleh

Komando Strategis AS Minta Maaf Soal Ciutan Bom

INIKATA.com — Komando Strategis Amerika Serikat yang mengawasi persenjataan nuklir meminta maaf atas cuitan di akun Twitter yang menyebut bahwa mereka siap untuk menjatuhkan sesuatu yang jauh lebih besar daripada bola Times Square New York.

Pesan itu, diposting di Malam Tahun Baru (Senin, 31/12), disertai dengan video yang menunjukkan senjata menjatuhkan bom B-2.

Namun kemudian, Komando Strategis Amerika Serikat menghapus cuitan itu dan meminta maaf atas cuitan yang buruk.

“Tradisi Times Square berdering di Tahun Baru dengan menjatuhkan bola besar. Jika perlu, kita sudah siap untuk menjatuhkan sesuatu yang jauh, jauh lebih besar,” begitu bunyi ciutan di Twitter sebelum dihapus, seperti dimuat BBC.

Cuitan itu diunggah di Twitter beberapa jam sebelum “bola jatuh” tahunan di atas One Times Square, gedung pencakar langit New York, yang menandai awal tahun baru digelar.

Tradisi itu dimulai pada tahun 1907, dan melihat bola yang menyala terang di tiang bendera khusus turun 43 meter dalam 60 detik sebelum tengah malam.

Insiden itu memicu kemarahan online.

Para kritikus dengan cepat mengutuk sikap Komando Strategis atas peristiwa itu.

“Maniak macam apa yang menjalankan negara ini?” tulis Mantan Kepala Kantor Etika Pemerintah Amerika Serikat, Walter M Shaub Jr, di akun Twitternya.

“Pada awalnya, saya tidak percaya ini bisa menjadi nyata. Tapi itu benar. Ini adalah iklan industri yang menggandakan lelucon yang sakit dan menyombongkan diri. oleh Komando Strategis kami. Memalukan,” kata penulis “Nuclear Nightmares, Mengamankan Dunia sebelum terlambat”, Joe Cirincione.

Komando Strategis Amerika Serikat sendiri adalah satu dari 10 perintah terpadu di Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Komando Strategis Amerika Serikat berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Offutt di Nebraska. Slogan perintah adalah “Damai adalah Profesi Kami”, yang juga digunakan dalam bentuk tagar di Twitter. (**/rmol)

Komentar

Topik Terkait