oleh

Soal Pembebasan Ba’asyir, Ferdinand: Yusril Ihza “Dikadali” Rezim?

INIKATA.com – Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean angkat bicara soal rencana pembebasan terpidana teroris Abu Bakar Ba’asyir.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu mengatakan pembebasan Ustadz Ba’asyir adalah hoax terbesar dari penguasa.

“Pembebasan Ustadz ABB adalah hoax terbesar dari penguasa yang disampaikan langsung oleh Presiden,” ujarnya di akun Twitter @Ferdinand_Haean, Rabu (23/1).

Ferdinand juga menyinggung pakar hukum tata negara yang juga pengacara Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendera yang pertama kali mengabarkan pembebasan Ustadz Ba’asyir dan juga diamini Presiden Jokowi.

“Bang @Yusrilihza_Mhd apa pendapat abang? Merasa dikadali tidak oleh rezim ini?” ucapnya.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebelumnya memastikan bahwa saat ini permintaan pembebasan bersyarat Abu Bakar Ba’asyir tidak dapat dipenuhi oleh pemerintah.

Alasannya, Ustadz Ba’asyir tidak dapat memenuhi syarat formil sebagaimana diatur UU 12/1995 tentang Pemasyarakatan dan lebih lanjut didetailkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM 3/2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.  (RMOL/INIKATA)

Komentar