oleh

Gereja Jolo di Bom, Paus Fransiskus Minta Ummatnya Doakan Korban

INIKATA.com – Pemimpin Gereja Katolik dunia Paus Fransiskus mengajak umatnya mendoakan korban teror bom yang terjadi di Gereja Katedral Jolo, Filipina selatan, Minggu (27/1).

Lewat akun Twitter-nya, Paus Fransiskus mengajak umatnya untuk mendoakan korban serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf tersebut.

“Semoga Tuhan, memberi tobat hati orang-orang yang melakukan kekerasan dan menganugerahkan penduduk yang damai di wilayah itu,” tutur Paus, Senin (28/1).

Serangan bom di Jolo terjadi dua kali. Seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), total sebanyak 21 orang tewas dalam serangan tersebut. Sementara 80 orang lainnya mengalami luka-luka.

Teror bom terjadi setelah referendum Bangsamoro tahap pertama digelar di wilayah tersebut. Referendum bertujuan untuk menentukan terbentuknya wilayah otonomi khusus yang terdiri dari daerah-daerah berpenduduk mayoritas muslim. Hasil referendum, 80 persen pemilih menyatakan setuju.

Sebelumnya, Juru Bicara Komando Militer Mindanao Kolonel Gerry Besana mengatakan, pemeriksaan bahan bom harus bisa mengungkapkan siapa yang berada di belakangnya.

Kepala polisi nasional Oscar Albayalde menduga ada kelompok militan Abu Sayyaf terlibat. “Mereka ingin mengganggu perdamaian dan ketertiban. Mereka ingin menunjukkan kekuatan dan menabur kekacauan,” kata Albayalde.

Diketahui, Jolo merupakan wilayah Abu Sayyaf yang sering melakukan aksi pengeboman dan teror lainnya. Mereka telah berjanji setia kepada ISIS.

Kelompok Abu Sayyaf dikenal sering melakukan pembajakan dan penculikan. Bahkan WNI pernah menjadi korban pembajakan mereka terutama yang bekerja di pelayaran. (Inikata/JPC)

Komentar