oleh

Jenderal Fransisko Esteban Dukung Oposisi Jadi Presiden, Militer Venezuela: Penghianatan

INIKATA.com – Militer Venezuela mengecam keputusan Jenderal Francisco Esteban Yanez Rodriguez yang mengakui Juan Guaido sebagai Presiden Sementara.

Guaido memang merupakan Ketua Majelis Nasional, namun keputusannya dinilai sebagai pengkhianatan terhadap tatanan tertinggi.

Dalam sebuah unggahan di salah satu akun Twitter resminya, angkatan bersenjata menekankan kesetiaan mereka yang berkelanjutan kepada pemerintah Maduro.

“Kami di Angkatan Bersenjata tidak akan tahan dengan tindakan seperti itu. Angkatan Udara Venezuela tetap loyal kepada presiden kami, dan kami akan menang meskipun ada pengkhianat seperti itu,” kata militer Venezuela, memposting gambar Yanez dengan kata ‘TRAITOR’ ditulis di seberang gambar dalam huruf merah tebal, seperti dilansir dari Sputniknews, Minggu (3/2).

Para perwira dan departemen militer lainnya juga menyerang Yanez karena desersinya, dengan akun resmi angkatan udara menuduhnya sebagai orang bersenjata yang tidak layak dan berlutut di depan tuntutan imperialis.

“Untuk setiap pengkhianat, ribuan patriot akan muncul yang akan tahu bagaimana mempertahankan Venezuela,” kata pusat pelatihan penerbangan militer negara itu.

Meksiko, Uruguay, dan Rusia adalah di antara negara-negara yang menyuarakan dukungan mereka untuk Maduro sebagai satu-satunya pemimpin yang sah.

Venezuela dalam kekacauan pekan lalu setelah Ketua Majelis Nasional Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu, dengan AS dan sekutunya di Eropa dan Amerika Latin.

Sebagai tanggapan, Maduro berulang kali menyalahkan Washington berusaha menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis di negara itu. (**/rmol)

Komentar

Topik Terkait