oleh

DPRD Blora Cek Kondisi Puskesmas Jepon yang Atapnya Bocor

INIKATA.com – Belum ada setahun, gedung Puskesmas Jepon yang selesai dibangun pada 2018 sudah bocor. Komisi D DPRD Blora akhirnya turun ke lapangan untuk mengecek kondisinya. DPRD meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) responsif memperbaiki hal tersebut dan menegur rekanan yang membangun gedung.

Sekretaris Komisi D Dewan perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Blora, Santoso Budi Susetyo mengaku, bangunan Puskesmas Jepon perlu evaluasi. Banyak yang bocor. Padahal, puskesmas tersebut baru ditempati pada Januari 2019.

”Saya minta pihak puskesmas untuk inventarisasi, lalu laporan. Mumpung masih masa pemeliharaan,” terangnya.

Dia menambahkan, beberapa bagian yang mengalami kebocoran meliputi teras depan dan bagian dalam bangunan. Selain itu, tiang bendera sempat roboh. DPRD meminta agar Dinkes Blora responsif mengatasi masalah tersebut.

Sebelumnya, 14 Desember 2018 pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Dinkes soal teras yang bocor. Namun tidak ada tanggapan dan tak ada perubahan.

”Fasilitas umum idealnya aman dan senyaman mungkin. Apalagi ini adalah fasilitas kesehatan. Yang tiap hari masyarakat banyak datang ke situ,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Blora Lilik Hernanto yang juga menjabat sebagai Plt Dinas Kesehatan mengatakan, persoalan tersebut sudah disampaikan ke PPKom untuk diberitahukan kepada rekanan. Karena masih masa pemeliharaan sehingga ditanggung rekanan.

Dia mengaku tidak tau penyebab kebocoran puskesmas baru tersebut. Yang pasti rekanan sudah dikirim surat teguran untuk segera memperbaikinya. ”Masih masa pemeliharaan. Masih tangung jawab rekanan. Sampai Juli 2019 mendatang,” ucapnya. (jawapos/inikata)

Komentar

Topik Terkait