oleh

Gagal Panen, Asuransi Petani Bulan Tujuh Tak Cair di Banyuwangi

SURABAYA, INIKATA.com – Sejumlah petani di Kabupaten Banyuwangi kesejahteraanya bakal terancam, Selasa (12/2/2019).

Pasalnya, ketika puncak musim hujan di Jatim yang berdampak gagal panen para petani tersebut mengajukan klaim asuransi pertanian.

Namun, setelah mengajukan klaim, setelah menunggu tujuh bulan, asuransi pertanian yang di kelola PT Jasindo tak kunjung cair.

“Kami mempertanyakan kenapa kok sekarang sulit pencairan asuransi tersebut,’ kata Anggota Komisi B DPRD Jatim, Pranaya Yuda.

Padahal, menurut dia, petani setiap bulannya juga lancar membayar iuran asuransi pertanian tersebut.

Mereka membayar tiap bulannya sekitar Rp 36 ribu. Sedangkan besaran asuransinya variatif antara Rp 2,5 juta sampai Rp 9 juta.

“Tergantung luasan sawah yang dimiliki petani,”jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini, mengatakan pihaknya berharap agar pihak PT Jasindo segera mencairkan pengajuan klaim asuransi petani di kabupaten Banyuwangi.

“Jangan sampai hak-hak petani untuk mendapatkan asuransi tersebut tak kunjung terealisasi. Padahal pihak PT Jasindo sudah melakukan survey dan menyatakan besaran asuransi yang akan diterima petani. Namun, sampai 7 bulan ditunggu tak kunjung cair,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Jatim, Hadi Sulityo saat dikonfirmasi mengaku akan menyambungkan komunikasi dengan pihak PT Jasindo.

“Saya akan minta kabid saya untuk mengecek di Banyuwangi. Pada prinsipnya harus segera dicairkan asuransinya jika persyaratan sudah terpenuhi,’ ungkap mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (AP) Pemprov Jatim ini. (Tri)

Komentar

Topik Terkait