oleh

PDI-P Bantah Jokowi Lakukan Black Campaign, Minta Buka-bukaan Penguasa Lahan

INIKATA.com Kubu Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf membantah jika petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) melancarkan kampanye hitam terhadap rivalnya Prabowo Subianto dengan membeberkan aset tanah yang dimiliki.

Menurut politisi PDI Perjuangan yang juga anggota TKN Maruarar Sirait, dalam pertarungan politik dikenal dua istilah yakni kampanye hitam dan kampanye negatif. Keduanya memiliki arti berbeda.

Ara, begitu dia disapa, menjelaskan bahwa kampanye hitam masuk dalam katagori fitnah dan memang dilarang. Sementara kampanye negatif menyangkut seseorang yang perlu diketahui publik. Namun begitu, dia tidak menyebut serangan Jokowi termasuk kampanye yang mana.

Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi dalam Debat Pilpres 2019 kedua lalu harus dilihat konteksnya. Di mana, ketika itu, Jokowi bicara soal pengelolaan agraria termasuk kepemilikan lahan.

Namun begitu, kalau ada yang ingin mengungkap siapa saja yang memiliki lahan seperti Prabowo, maka TKN juga mendukung.

“Saya sangat senang dibuka saja siapa saja yang mendapat pengelolaan lahan, tahun berapa, di era pemerintahan siapa, apa alasannya. Dan yang penting lagi pengelola lahan tersebut apakah punya track record sebagai pengusaha atau tidak,” jelas Ara dalam dialektika demokrasi bertema ‘Batasan Norma Dalam Debat Capres’ di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/2).

Dia menambahkan, untuk mendapatkan izin pengelolaan lahan yang luas sesungguhnya tidaklah mudah. Menurutnya, banyak pernyataan kritis di balik persoalan lahan tersebut.

“Tapi kalau mau dibuka ya silakan saja,” imbuh Ara. (inikata/rmol)

Komentar

Topik Terkait