oleh

Alasan Arab Saudi Pilih Kunjungi Tiongkok, Indonesia dan Malaysia Batal

INIKATA.com – Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman (MBS) memilih tiga negara sebagai tujuan kunjungan kenegaraan pada awal 2019. Pakistan, India dan Tiongkok.

Sementara Indonesia dan Malaysia yang sebelumnya akan ikut dikunjungi malah dibatalkan.

India dan Pakistan sendiri mungkin bukan hal yang mengejutkan, lantaran Pakistan adalah saudara seagama, semantara India adalah rekan dagang Jazirah Arab jauh sebelum Saudi muncul.

Yang terakhir, Tiongkok, merupakan kawan baru Arab Saudi di era modern.

Sejak jurnalis Jamal Khashoggi terbunuh, Eropa dan AS terus mempersulit manuver penguasa Tanah Suci di level global.

Volume perdagangan Saudi-Tiongkok sudah melebihi Pakistan atau India. Belum lagi kerja sama pengembangan teknologi nuklir di negara padang pasir itu.

“Pemimpin Saudi ingin memberikan pesan bahwa masih ada pilihan di luar sana. Jadi, mereka memilih melakukan diversifikasi,” ujar Mohammed Turki Al Sudairi, peneliti di King Faisal Center for Research and Islamic Studies, kepada New York Times.

Peta yang digambar Arab Saudi sudah jelas. Mereka ingin kembali masuk ke jalur sutra yang sedang digalang Tiongkok. Itu semakin dipertegas pada dua tujuan negara yang dibatalkan di saat terakhir, Indonesia dan Malaysia

“Tiongkok punya pengalaman, dana, teknologi, dan sumber daya untuk mewujudkan visi itu,” ujar pakar Timur Tengah di China Institute of International Studies Li Guofu.

“Tiongkok adalah teman dan rekan yang baik bagi Arab Saudi,” tegas Xi sebagaimana dilansir Saudi Gazette.

Jika Visi 2030 terbentuk bersamaan proyek jalur sutra modern, Asia dan Timur Tengah bisa jadi punya sistem ekonomi yang lebih erat. (Inikata/jpnn)

Komentar

Topik Terkait