oleh

Zulhas & Neno Warisman Tak Diundang di Munajat 212, MUI Ngaku Tinggalkan Monas

INIKATA.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta merasa heran atas kehadiran Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Neno Warisman saat acara munajat 212 berlangsung.

Sekretaris Umum MUI DKI Yusuf Aman
menegaskan acara tersebut bukan Munajat 212, melainkan Selawat dan Zikir Nasional yang hanya ditujukan ke pengurus masjid, musala, pimpinan Majelis Taklim dan ormas.

Yusuf mengaku heran dengan kehadiran sejumlah tokoh parpol di acara yang lebih dikenal dengan Munajat 212 tersebut.”Saya turun ketika tokoh-tokoh politik itu datang, karena saya nggak merasa ngundang,” ujarnya, Senin (25/2/2019).

Selain itu, Yusuf membeberkan pengurus MUI DKI pulang saat tokoh politik itu datang. Tokoh politik yang dimaksud ialah Ketua MPR yang juga Zulkifli Hasan termasuk Neno Warisman yang membacakan puisi.

“Rundown acaranya kan sampai jam 10 (malam), sudah selesai. Setelah acara kita selesai, sudah pulang semuanya (MUI DKI). Jadi setelah acara nggak tahu,” papar dia.

Hal ini diutarakan Yusuf untuk mengklarifikasi yang dilakukan Bawaslu DKI. Kepada tim Bawaslu, MUI DKI menegaskan acara yang digelar di Monas pada Kamis (21/2) hanya berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

“Silaturahmi saja, menanyakan tentang acara yang kemarin di Monas. Itu saja,” ujar Yusuf Aman di kantor MUI DKI, kompleks Jakarta Islamic Center, Koja, Jakut, Senin (25/2/2019).

Burhanuddin sebelumnya mengatakan pihaknya melakukan klarifikasi ke sejumlah pihak termasuk pengelola MUI DKI mengenai ada-tidaknya unsur kampanye pada Munajat 212 di Monas.

Penyelidikan ada-tidaknya dugaan pelanggaran pemilu dalam acara Munajat 212 dilakukan Bawaslu DKI dengan mengumpulkan sejumlah bukti.(**)

Komentar

Topik Terkait