oleh

Lakukan Pengeroyokan, Pelaku Geng Motor Ini Rata-Rata Masih di Bawah Umur

INIKATA.com Sebanyak 6 orang anggota geng motor King of King yang diamankan Polsek Limapuluh, ternyata telah melakukan pengeroyokan di 5 lokasi. Mereka bahkan tak segan-segan menggunakan senjata tajam untuk melukai para korbannya.

Kanit Reskrim Polsek Limapuluh Iptu Abdul Halim mengatakan, adapun 5 lokasi itu di antaranya 2 lokasi berada di Kecamatan Limapuluh, yaitu Jalan Tanjung Datuk dan Jalan Lembaga Pemasyarakatan. “Kemudian di Jalan Jenderal Sudirman, daerah Kecamatan Sukajadi dan Kecamatan Tenayan Raya,” bebernya, Selasa (26/2).

Para anggota geng motor itu, rata-rata masih di bawah umur. Bahkan ketuanya berinisial BN masih berusia 16 tahun. “Dia ketuanya, dua ini sudah tidak sekolah lagi. Dia bekerja di salah satu restoran di Pekanbaru. Lalu ada lagi inisial M, yang ini sudah dewasa umurnya 19 tahun,” sebut Halim.

Selain keduanya, 4 orang lainnya yang masih dibawah umur juga ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus pengeroyokan terhadap 3 orang pemuda di Jalan Tanjung Datuk, Minggu (17/2) dini hari lalu. Di mana salah satu korbannya yaitu Frengki Silalahi meninggal dunia. Sedangkan 2 lainnya yaitu M dan JH mengalami luka berat.

“4 orang ini diamankan saat sedang berada di sekolahnya. Inisialnya F, AA, RAF. Mereka ini masih berusia 16 tahun dan ada satu tersangka inisial WAS berusia 14 tahun,” ucapnya.

Pelaku Geng Motor Ini Rata-Rata Masih di Bawah Umur

Sementara itu, adapun motif para tersangka nekat melakukan pengeroyokan alasannya karena dipicu masalah dendam. “Mereka tidak terima salah satu temannya dikeroyok. Kemudian mereka cari orangnya. Saat bertemu ketiga korban mereka keroyok dengan pisau dan kayu. Tapi mereka salah sasaran, bukan korban yang mengeroyok teman mereka,” ungkap Kanit.

Meski masih berada di bawah umur, namun polisi tetap akan melanjutkan perkara mereka. Sebab, perbuatan itu bukan hanya sekali dilakukan para tersangka yang merupakan warga Kota Pekanbaru ini. “Mereka dititipkan di Lapas Anak. Sementara itu, masih ada 17 orang lainnya yang sedang diburu dan sudah ditetapkan sebagai DPO,” kata dia.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut apakah para anggota geng motor ini terlibat aksi kejahatan jalanan lainnya. “Untuk begal dan jambret itu masih pengembangan. Kemungkinan besar ada terjadi,” pungkasnya. (Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait