oleh

Nokia Umumkan Cara Operator Kelola 5G, Inilah Keuntungannya

INIKATA.com – Nokia mengumumkan hasil dari 5G Maturity Indek yang diproduksi bersama Analysys Mason. Datanya, akan memberikan operator praktir terbaik untuk merencanakan layanan 5G.

Menurut temuan, Benchmark pertama tingkat maturitas operator 5G dalam industri mengungkapkan dua per tiga dapat menciptakan aliran pendapatan baru. Smartphone lebih dari 70 persen operator disebut akan fokus pada 5G guna membantu meningkatkan layanan konsumen yang sudah ada.

Penelitian juga menemukan para operator terdepan dalam transformasi 5G menempatkan fokus pada contoh kasus penggunaan atau use case. Temuan penting dari Nokia 5G Maturity Index, bahwa use case 5G paling populer diidentifikasi oleh operator. Hal itu meliputi konektivitas seluler multi-gigabit.

Kemampuan konektivitas tinggi, perangkat mobil yang terhubung dan otonom, pengalaman internet taktil serta pemantauan layanan kesehatan kritis. Aplikasi smart city seperti pencahayaan, dan layanan smart home dapat dilakukan dengan baik.

Peluncuran Komersial Layanan 5G Terbatas 2019

Selain itu, sebagian besar operator merencanakan peluncuran komersial layanan 5G terbatas pada 2019 hingga 2020. Para operator yang merencanakan peluncuran komersial 5G awal dikatakan akan lebih berkembang dengan virtualisasi jaringan dan penggelaran berbasis cloud.

Para operator dinilai paling maju untuk urusan 5G akan dapat menyelaraskan teknologi dan pengembangan bisnis mereka. Tak hanya itu, transformasi digital dengan 5G juga disebut akan membawa banyak keuntungan.

Principal Analyst, Analysys Mason Caroline Gabriel menyebut, temuan Nokia 5G Maturity Index yang pertama ini bahwa operator memiliki ambisi besar untuk 5G. Banyak juga memahami dampaknya akan jauh lebih signifikan jika digunakan bersama dengan transformasi platform, guna mendukung beragam aliran pendapatan baru.

“Namun, sebagian besar mengakui mereka tidak yakin dengan tindakan yang harus mereka ambil untuk mencapai tujuan mereka. Kami percaya Nokia 5G Maturity akan memberikan dukungan yang besar untuk mengambil keputusan penting ini. Hal ini memungkinkan mereka untuk merencanakan kemajuan 5G mereka sendiri merujuk dari indeks yang dinilai secara objektif, dan belajar dari praktik terbaik orang lain,” katanya dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com.

Masih terkait dengan temuan Nokia 5G Maturity Index, Sanjay Goel, President, Global Services, Nokia mengatakan, penelitian tersebut dilakukan dengan bertanya kepada 50 operator tentang seberapa siapkah jaringan dan bisnis mereka untuk 5G.

Menurut Sanjay Goel, jawaban mereka memberikan informasi berharga tentang praktik terbaik bagi operator saat merancang, menggelar, dan mengoperasikan jaringan dan layanan 5G. “5G Maturity Index menawarkan data penting yang dapat kami bagikan dengan pelanggan kami karena kami menjalin kerja sama dengan mereka guna mendukung mereka mencapai tujuan 5G,” terangnya. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait