oleh

Tren di Tahun 2019, Dua Helm Ini Jadi Incaran Komunitas Motor

INIKATA.com Soal tren helm tahun 2019, Representatif Gracshaw Helmet Indonesia, Purwanto mengatakan, sebenarnya pemotor Indonesia mengacu kepada helm yang dikenakan idolanya. Helm-helm seperti itu biasanya menjadi incaran pemotor dan komunitas pecinta helm.

“Kalau kita lihat tren yang berkembang saat ini adalah helm-helm dengan motif-motif yang lebih segar. Dengan paduan warna yang berani seperti helm-helm yang biasa dikenakan oleh pembalap-pembalap MotoGP. Mereka memilih helm motif yang sama dengan motih helm idolanya,” kata Purwanto pada JawaPos.com pada acara Jakarta Helmet Exhibition Kuningan City Mall, Sabtu (2/3).

Helm full face dengan motif incaran. (Wilfridus Zenobius Kolo/JawaPos.com)

Meskipun helm-helm dengan corak itu mendominasi pasar, soal selera tetap variatif. Sebab ada juga pemotor juga tertarik kepada helm-helm model retro. Serta merek-merek yang sudah lama memproduksi helm dan saat ini sudah jarang ditemukan. Tipe penyuka helm seperti ini adalah mereka yang benar-benar merupakan pecinta helm yang juga mengambil posisi sebagai kolektor.

“Ada juga tren sekarang untuk orang-orang tertentu yang tidak memandang helm sebagai perlengkapan riding harian. Jadi helm tidak hanya untuk dipakai harian tetapi mereka juga mengoleksi helm tertentu yang sudah jarang ada di pasaran. Biasanya helm tersebut dipakai hanya pada momen-momen tertentu. Helm-helm seperti itu harganya tinggi. Lebih mahal dari helm bagus yang diproduksi sekarang,” bebernya.

Dua tipe helm ini yang saat ini menjadi tren masyarakat khususnya para pecinta helm di Indonesia yang benar-benar telah memahami helm tidak hanya sebagai pelindung kepala saat riding tetapi sebagai koleksi yang berharga.

Untuk helm-helm dengan motif yang memiliki motif yang beragam yang mengarah pada style MotoGP biasnya memiliki kisaran harga Rp 500 ribu sampai 4 jutaan. Sementara untuk helm-helm retro yang mahal misalnya helm Ruby asal Prancis yang harganya mencapai Rp 8,5 juta hingga Rp 23,1 juta. (Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait