oleh

Ada Tambang Liar di Maros, Oknum Polisi Diduga Terlibat

MAKASSAR, INIKATA.com – Banjir bandang yang melanda Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, diduga disebabkan adanya tambang liar dan pembalakan hutan.

Banjir bandang yang melanda Tompobulu, Sabtu kemarin, merendam puluhan rumah warga dan sekolah.

Salah seorang warga Dusun Tombolo, Dg Sompa mengatakan, Minggu (3/3/2019) banjir tersebut diduga disebabkan adanya tambang batu di area pemukiman.

Sejak tambang tersebut beroperasi beberapa tahun terakhir, MN kerap datang meninjau.

“Penyebabnya mungkin, di sekitar ini tambang. Tambang itu milik Pak MN, dari Polsek Tompobulu. Saya sering lihat pak, sering datang,” kata Sompa.

Tambang batu tersebut diuga milik oknum personel Polsek Tompobulu inisial MN. Eskavator kuning miliknya juga masih berada di daerah tambang.

Namun, anggota personil Polsek Tompobulu, MN keberatan setelah salah seorang warga menyebut nama dan pangkatnya, Senin (04/3/2019).

Keterangan warga yang menyebutnya sebagai penambang, dinilai salah. Ia ke lokasi tambang, karena eskavatornya disewa.

“Seharusnya inisialkan nama saya. Saya hanya sewakan eskavator. Bukan penambang,” katanya dengan nada tinggi.

MN sempat berdebat dengan awak media di Maros. Pasalnya, personil Polsek Tompobulu ini sempat menyalahkan awak media yang telah menulis namanya.

“Salah maki itu pak, kalau kami disalahkan. Kami hanya menulis sesuai keterangan warga,” kata wartawan SaudagarNews, Teguh.

MN naik pitam dan wajah memerah, saat menemui awak media di Batangase, Kecamatan Mandai. Pertemuan awak media dan MN berlangsung kebetulan di salah satu toko percetakan. (**)

Komentar

Topik Terkait