oleh

Madura Dipenuhi Pemain Bintang, Suwandi: Kerja Keras dan Fokus

INIKATA.com – Pertemuan antara PSS Sleman dengan Madura United dinilai tidak berimbang. Pasalnya, Madura dihiasi sejumlah pemain bintang. Sedangkan PSS Sleman, hanya diperkuat lokal medioker dan baru saja dapat tambahan dua pemain asing.

Dua pemain asing PSS itu adalah Brian Ferreira dari Argentina dan Alfonso de la Cruz asal Spanyol. Brian akan perkuat lini tengah, sementara Alfonso jadi benteng pertahanan. Meski sudah bisa diturunkan di laga nanti, kehadiran dua penggawa asing ini tak akan langsung mendongkrak performa tim Super Elang Jawa-julukan PSS.

“Dua orang pemain (asing) sudah latihan. Untuk striker saya belum tahu. Adaptasi nggak ada masalah, semuanya sama yang penting komunikasi harus jalan,” kata asisten pelatih PSS, Suwandi HS, Senin (4/3).

Meski sudah mendapat tambahan 2 pemain asing, tidak lantas membuat kekuatan PSS langsung melonjak. Pasalnya, kemampuan dua pemain impor tersebut belum teruji dan baru kali ini tampil di sepak bola Indonesia.

Berbeda dengan pemain asing milik Madura United. Ada Aleksandar Rakic yang sudah teruji ketajamannya musim lalu dengan meraih top skor Liga 1 2018. Kemudian lini tengah diisi Zah Rahan Krangar yang merupakan salah satu playmaker asing terbaik yang pernah main di Indonesia.

Di lini belakang juga ada Jaimerson. Bek tangguh yang musim lalu mencicipi gelar juara Liga 1 bersama Persija Jakarta. Namun, pelatih Dejan Antonic enggan jemawa. Apalagi PSS akan bermain di hadapan ribuan suporter mereka di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Kami akan kerja keras, paling penting yang pertama fokus PSS Sleman. Pasti berat pertandingan, mereka ada pemain baru,” kata pelatih Madura United, Dejan Antonic (4/3).

Para pemain asing berkualitas masih ditambah dengan sejumlah pemain lokal andal. Bahkan lima di antaranya kini dapat panggilan Timnas untuk jalani TC di Australia. Mereka semua masih bisa perkuat Madura saat lawan PSS karena baru gabung ke Timnas pada Rabu (6/3) besok. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait