oleh

Beredar Kabar..! Ini Alasan Mantan Kades Bunuh Kekasihnya

GRESIK, INIKATA.com – Tim jajaran Polres Gresik berhasil menghentikan pelarian Agus Vilthon (38), pelaku pembunuh dan membuang mayat Ida Nurhayati (58).

Sejak mayat wanita asal Yogyakarta ini ditemukan di kebun jagung di Desa Bulangan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Jumat (23/2/2019) lalu, Tim Black Panther Polres Gresik, langsung bergerak cepat.

Sejak pelaku berhasil diringkus di kosnya di daerah Sleman, Yogyakarta, polisi belum mengungkap secara inplisit penyebab pelaku nekat membunuh kekasihnya itu.

Meski demikian, beredar kabar dari orang dekat kedua pasangan kekasih tersebut mengungkap alasan sang mantan Kades Sukolilo, Lamongan ini tega menghabisi nyawa kekasihnya yang usianya jauh lebih tua dari dirinya.

Pengakuan salah seorang warga Desa Sukolilo, Lamongan berinisial VV (41), hubungan antara Agus dengan Ida sudah lama tercium warga Sukolilo.

Itu terungkap setelah Agus sering bepergian ke kota gudeg.

“Kan Pak Agus ini sering ke Yogya. Kadang dua hingga tiga kali dalam seminggu,” ujarnya.

Kedekatan keduanya (Agus dengan Ida) sudah seperti suami istri. Mereka sering jalan-jalan berdua. Sering nonton bareng di bioskop dan ke salon bersama.

VV dan warga lainnya menduga Agus marah hingga nekat menghabisi kekasih gelapnya itu, karena korban kerap minta dinikahi.

“Hubungan mereka ini sudah bukan rahasia umum. Bahkan korban sering mendesak pelaku untuk segera menikahinya. Mungkin itu penyebabnya,” jelas warga lagi.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengakui perkenalan antara pelaku dengan korban awalnya melalui face book (FB). Dari itulah keduanta sering bertemu.

Pertemuan mereka akhirnya berujung maut. Pasalnya, saat mereka pergi jalan-jalan di tengah jalan keduanya terlibat pertengkaran hingga cek-cok di dalam mobil.

Pelaku yang emosi langsung naik pitam dan memukul wajah korban berkali-kali.

“Pelaku juga mencekik leher kekasihnya hingga tak bernyawa di depan toko wilayah Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta,” tandas AKBP Wahyu.

Pelaku kini ditahan di Polres Gresik. Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara. (Muh)

Komentar

Topik Terkait