oleh

Madrid Tersingkir Memalukan, Nacho: Tidak Ada Gelar Tersisa Dimainkan

INIKATA.com – Real Madrid tersingkir secara memalukan di babak 16 besar Liga Champions. Pasalnya, kalah 4-1 saat menghadapi Ajax Amsterdam di kandang sendiri.

Bek Real Madrid, Nacho yang dikeluarkan dari lapangan karena pelanggaran keras di injury time mengatakan timnya sangat terpukul dengan kekalahan ini. Bagi sang bek, ini sangat sulit mereka terima.

Nacho juga mengakui bahwa musim ini mereka tidak akan mendapat gelar apapun. Sebelumnya, Madrid sudah tereliminasi di semifinal Copa del Rey dan tertinggal 12 poin di La Liga dari sang rival, Barcelona.

“Kami hancur. Ini sangat rumit. Kami tidak terbiasa berada pada tahap musim ini dengan praktis tidak ada gelar tersisa untuk dimainkan. La Liga secara praktis tidak mungkin, kami keluar dari Copa dan Liga Champions. Ini sulit,” katanya di BBC.

Dalam laga Rabu, 6 Maret yang berakhir subuh Wita, Madrid yang bertekad bangkit setelah dua kekalahan dari Barcelona di kompetisi domestik dikejutkan gol cepat Ajax di menit ke-7. Menerima umpan Dusan Tadic, Hakim Ziyech menaklukkan kiper Thibaut Courtois lewat tendangan melengkung kaki kiri dari dalam kotak penalti.

Madrid yang memainkan Karim Benzema, Vinicius Junior dan Lucaz Vazquez mencoba merespons. Namun, saat asyik menyerang, mereka kembali dikejutkan gol tim tamu. Lagi-lagi Tadic menjadi kreator. Top skor Ajax itu memberikan umpan silang kepada David Neres yang dengan mudah menaklukkan Courtois.

Tertinggal 0-2 yang berarti mereka kalah agregat 2-3, Madrid mencoba meningkatkan serangan. Akan tetapi, mereka harus kehilangan Vazquez akibat cedera di menit ke-29. Gareth Bale kemudian dimasukkan pelatih Santiago Solari.

Tampil tidak sesuai harapan, pada menit ke-35, Solari melakukan pergantian keduanya. Ia memasukkan Marco Asensio menggantikan Vinicus. Akan tetapi, tidak ada dampak berarti yang mereka berikan sehingga skor 0-2 bertahan hingga turun minum.

Berada di posisi tertinggal, Madrid langsung menekan di paruh kedua. Akan tetapi, bukannya mencetak gol, mereka malah kembali kebobolan di menit ke-62. Mendapat bola dari Donny van de Beek, Dusan Tadic melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang tidak bisa dijangkau Courtois.

Sempat Protes, Madrid Anggap Bola Sudah Tinggalkan Lapangan

Madrid sempat memprotes gol ini karena menganggap bola sudah meninggalkan lapangan saat Noussair Mazraoui merebutnya dari Sergio Reguilon. Akan tetapi, setelah melihat Video Asisten Wasit (VAR), wasit Felix Brych asal Jerman tetap mengesahkan gol itu.

Tiga menit berselang, Madrid yang berkali-kali memberikan ancaman akhirnya mampu mendapatkan gol di menit ke-69. Gol dilesakkan Marco Asensio dengan tendangan kaki kiri berkat assist Reguilon.

Masih butuh dua gol, Madrid meningkatkan tempot serangan. Akan tetapi, publik Bernabeu kembali terhentak di menit ke-72 ketika tendangan bebas Lasse Schoene tidak mampu diantisipasi Courtois. Skor 4-1.

Madrid yang butuh tiga gol mulai tampak frustasi dan tidak percaya diri. Pada menit ke-82, blunder pemain bertahan Ajax mereka lewatkan begitu saja meski Luka Modric dan Benzema berhadapan langsung dengan kiper Andre Onana.

Ajax juga masih mencoba mengancam. Di menit ke-85, mereka harusnya bisa menambah keunggulan ketika Zitech mendapat peluang terbuka di mulut gawang. Sayang, sontekannya melenceng di atas mistar gawang.

Di injury time, Madrid harus kehilangan Nacho setelah menerima kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras. Karena tidak ada lagi gol yang tercipta, skor 4-1 untuk Ajax menjadi hasil akhir dan Madrid tersingkir setelah menjadi jawara tiga musim terakhir. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait