oleh

Di Daerah Kekuasaan NA, Suara Jokowi-Ma’ruf Keok

INIKATA.com – Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang menyisakan hitungan jari, pertarungan antara Paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga telah memasuki fase puncak.

Di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang selama ini dianggap sebagai ‘lumbung’ suara Paslon Jokowi-Ma’ruf, paslon nomor urut 01 justru babak belur.

Padahal secara terang-terang, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) telah menargetkan suara 80 persen untuk Jokowi-Ma’ruf.

“Saya bicara bukan bukan sebagai guberbur tapi sebagai Prof Andalan. Kalau Pilpres 2014 lalu Jokowi bisa menang 71 persen, maka saya optimis 80 persen untuk Jokowi,” kata Nurdin Abdullah, Selasa (9/12/2018) lalu.

Di samping dukungan penuh Nurdin Abdullah, anjloknya suara Jokowi di Sulsel menjadi tanda tanya besar mengingat pada Pilpres 2019, kali ini dukungan dari sejumlah tokoh besar Sulsel.

Seperti Jusuf Kalla, Syafruddin (Menteri PAN-RB), Aksa Mahmud, Syahrul Yasin Limpo dinilai bisa semakin mengenjot suara Jokowi.

Namun dari hasil survei nama-nama besar ini belum mampu mendongkak elektabilitas Jokowi-Ma’ruf.

Dan yang lebih mengherankan, di Kabupaten Bantaeng yang diketahui menjadi kampung Gubernur Nurdin Abdulah, suara Paslon Jokowi-Ma’ruf babak belur.

Di Kabupaten Bantaeng, pemilih Jokowi-Ma’ruf Amin hanya 45,00 persen, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraup suara 65,00 persen dan yang belum menentukan pilihan 0,00 persen.

Hasil ini terungkap dari hasil terbaru Pilpres 2019, khusus Sulsel yang dikeluarkan oleh Lembaga survei Script Survei Indonesia (SSI) di bulan Februari 2019.

Dari hasil keseluruhan survei SSI ini adalah pasangan nomor urut 1, Jokowi- Maruf Amin memperoleh 45,49 % sementara pasangan no urut 2 memperoleh 48,17 %. Sebanyak 6,34 % responden belum menjawab.

Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel hanya 11 kabupaten yang dimenangkan Jokowi-Ma’ruf, sedang 12 kabipaten dimenangkan Prabowo Sandi. Sementara 1 kabupaten yakni Luwu Timur, imbang yakni sama-sama memperloh 47.5%. (**)

Komentar

Topik Terkait