oleh

Captain Marvel, Superhero Cantik nan Jelita

Oleh Jeri Wongiyanto

Pecinta dan Pengamat Film

INIKATA.com INILAH salah satu film yang paling ditunggu-tunggu para penggemar film Marvel. Apalagi yang penasaran dengan kelanjutan film Avengers: Infinity Wars (2018). Sebelum kelanjutannya Avengers: Endgame yang rencana dirilis bulan April 2019 mendatang, Marvel Studio mempersembahkan superhero wanita baru Captain Marvel. Film inilah yang kemudian akan mengungkap asal-usul terciptanya nama Avengers yang dijelaskan di penghujung film.

Marvel Studios menjawab keinginan para fans akan munculnya pahlawan wanita legendaris dari komik Marvel. Sosok itu adalah Captain Marvel, yang cantik jelita dikenal mempunyai kekuatan super yang dahsyat dibanding tokoh-tokoh lain di semesta Marvel Cinematic Universal. Inilah perkenalan pertama Captain Marvel di jagat raya.

Film dibuka ketika pahlawan perang suku Kree bernama Carol Danvers (Brie Larson) bermimpi aneh. Saat itu sedang berlatih di Starforce di Hala, yang dihuni kaum Kree. Pelatih yang juga komandannya Yon-Rogg (Jude Law) menenangkan Carol agar selalu meredam emosi dan tidak terbawa mimpi yang bisa merusak pikirannya. Carol mempunyai kekuatan super berusaha dikontrolnya karena bisa menimbulkan kerusakan yang hebat.

Namun berkail-kali Carol meredam emosi, ia malah gagal berkonsentrasi bahkan pikirannya terganggu oleh memori-memori aneh tentang dirinya. Carol pun menghadap Supreme Inteligence (Sang Kecerdasan Tertinggi) diperankan aktris gaek Annete Bening.

Carol yang Dipanggil Vers

Carol yang dipanggil dengan sebutan Vers, justru bertanya tentang dirinya sendiri, dari mana asalnya dan siapakah dirinya. Selama 6 tahun hidup bersama bangsa Kree, Carol sama sekali tidak mengingat masa lalunya, setelah mengalami kecelakaan pesawat.

Carol kemudian terlibat dalam misi penyerangan untuk menyelamatkan salah satu agen mereka yang ditahan bangsa Skrull. Skrull dikenal sebagai alien yang kuat dan mampu mengubah bentuk seperti apa yang dilihatnya. Misi gagal, pasukan starforce mundur, sementara Carol harus terhempas ke planet C-53 yang disebut bumi. Tubuhnya jatuh ke sebuah toko penyewaan kaset video.

Ini adalah era awal 1990 di mana alien masih sangat jarang terdengar, Agen Nick Fury (Samuel L. Jackson) yang menyelidiki peristiwa ini berusaha memburu Vers dan Skrull yang mengacaukan bumi. Di bumi, Vers merasakan ada memori yang hilang. Vers juga harus menghadapi Suku Skrull yang dipimpin Talos (Ben Mendelsohn). Ini yang membuat Vers makin bingung dengan masa lalunya, hingga ia melacak jejak seseorang yang benama Dr Lawson. Pasukan Starforce juga ikut menyusul Vers ke bumi. Mengapa Skrull memburunya? Lalu mengapa Vers harus berganti nama menjadi Captain Marvel.

Film yang digarap dua sutradara wanita Ryan Fleck dan Anna Broden, adalah campuran humor, ketegangan, dan nostalgia. Sepanjang film, penonton akan dibuat terpesona dengan penampilan Brie Larson sebagai Vers, apalagi ketika ia mengubah penampilannya sebagai Captain Marvel.

Tapi dibanding dengan film Marvel lainnya, Captain Marvel kurang seru. Adegan-adegan pertempuran dan aksi sang superhero masih kalah dengan tokoh Marvel lainnya, walau begitu film ini tetap asyik ditonton dari awal hingga akhir. Film ini merupakan penampilan terakhir Stan Lee sang pencipta Marvel sebagai cameo, ia meninggal pada November 2018 lalu. Bagi yang akan menonton film ini, jangan pulang sampai credit title cast-nya selesai ya, karena ada benang merah dengan film Avengers: Endgame. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait