oleh

Identifikasi 771 Berita Hoaks, Menteri Kominfo: Didominasi Politik

INIKATA.com Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus menggencarkan upaya pemberantasan penyebaran berita bohong atau hoax. Selama tujuh bulan terakhir Kemenkominfo sudah mengidentifikasi berita hoax sebanyak 771. Dari jumlah tersebut 181 diantaranya merupakan berita hoax berkaitan dengan politik.

Demikian seperti disampaikan Menteri Kominfo, Rudiantara saat mengisi seminar nasional bertajuk Fintech Goes To Campus yang diadakan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu (9/3).

Rudiantara melanjutkan, berita-berita hoax tersebut sebelumnya sudah dilakukan verifikasi. “Dari hasil itu yang benar-benar sudah divalidasi sebagai hoax sebanyak 771 dan didominasi berita hoax tentang politik,” urainya.

Validasi ini dilakukan dengan cara membandingkan dengan fakta yang sebenarnya. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa berita hoax tersebut benar-benar berita bohong. “Kalau tidak nanti saya yang dikira bilang hoax,” ucapnya.

Rudiantara merincikan, berita hoax yang sudah teridentifikasi mulai Agustus 2018 sebanyak 25 hoax. Jumlah ini terus meningkat setiap bulannya dengan penemuan berita hoax di bulan September sebanyak 27.

Di bulan berikutnya jumlahnya meningkat hampir dua kali lipat menjadi 53 hoax. “November ada 63 hoax, Desember 75 hoax, Januari sebanyak 175 hoax dan Februari mencapai 335 hoax,” urainya.

Pada kesempatan itu, Rudiantara juga mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk ikut bersama-sama memberantas penyebaran hoax. Dengan cara menghapus berita hoax dan tidak ikut menyebarkannya. “Kalau ada berita yang tidak jelas asal usulnya langsung dihapus saja,” pungkasnya. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait