oleh

Catut Nama Kapolres untuk Tipu Korban, Pelaku Ini Malah Nangis Dihadapan Polisi

INIKATA.com Seorang pemuda berinisial AMR (24) terpaksa diamankan di Mapolres Takalar, Senin (11/3).

Dirinya, AMR diamankan bersama seorang perempuan berinisial J (36) yang diketahui adalah calon mertua dari AMR telah melakukan kasus penipuan terhadap korbannya berinisial D (35) yang tak lain adalah ibu dari tersangka kasus narkoba yang saat ini sudah ditahan di Mapolres Takalar.

Catut Nama Kapolres untuk Peras Korban, Pelaku Ini Malah Nangis Dihadapan Polisi

Ironisnya aksi dari AMR tersebut didasari dari usulan seorang perempuan yakni J yang sudah lama dikenalnya dan demi memuluskan aksinya, pelaku AMR menvatut nama Kapolres Takalar dan juga mengaku anggota dari Polda Sulsel.

“Demi menjalankan aksinya, pelaku ini meminta kepada korban untuk menambah uang agar anaknya bisa bebas dari kasusnya dan

mengaku anggota dari Polda Sulsel,” jelas Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta saat memberikan keterangan perssnya di Mapolres Takalar, Senin (11/3).

Kini Kedua pelaku diamankan di Mapolres Takalar beserta barang buktinya berupa 1 sepeda motor digunakan pelaku, baju kaos Polisi.

Demi memuluskan aksinya, pelaku dihadapan korban mengaku tugas yang dijalaninya atas perintah dari Kapolres Takalar.

“Pelaku mencatut nama saya dan katanya itu perintah saya akunya dihadapan korban,

aksi kedua pelaku ini sempat berhasil meminta kepada korban

yaitu berupa beras sebanyak 100 Liter dan uang 7 juta rupiah, dimana uang tersebut digunakan untuk membayar cicilan motor dan

tunggakan disalah satu kantor pembiayaan hingga akhirnya korban mengalami kerugian sebesar Rp 43.505.000 juta rupiah,” kata Gany.

“Tim Gabungan Drugs Hunter Resnarkoba dibantu hantu malam

Resmob takalar menciduk dua pelaku usai mengancam korban via SMS dan telepon saat hendak mengambil uang korban,” lanjutnya,

Gany juga menduga, bahwa korban dari pelaku tersebut bukan hanya cuma satu orang. “Dugaan kita lebih dari satu orang jadi korban, itu kita masih dalami” paparnya.

Sementara itu, Pelaku AMR dihadapan Kapolres Takalar tak kuasa menahan kesedihannya dan mengaku menyesali perbuatannya.

“Maafkan ka Pak Sudah jual-jual namata, saya menyesal Pak,” tuturnya sambil menitihkan air matanya.

Atas perbuatan kedua pelaku yang merugikan korban, pelaku AMR dan J dikenakan pasal 378 ancaman empat tahun penjara.

Kini Kedua pelaku diamankan di Mapolres Takalar beserta barang buktinya berupa 1 sepeda motor digunakan pelaku, baju kaos Polisi. (**)

Komentar