oleh

Gakkumdu Sulsel Sebut Unsur Pidana Dari 15 Camat Tak Terpenuhi

INIKATA.com – Video 15 camat yang diduga mendukung pasangan Capres 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang sempat viral di media sosial tidak memenuhi unsur pasal pidana pemilu.

Hal tersebut diungkapkan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan setelah memproses selama 12 hari terhitung sejak 21 Februari lalu.

“Subjek terlapornya itu memang kita tidak dapat tingkatkan ke penyidikan, namun khusus yang 15 camat itu diputuskan tadi untuk direkomendasikan ke komisi ASN untuk dilakukan tindakan selanjutnya. Jadi unsur pasal yang dikenakan itu tidak terpenuhi,” tanda penyidik Penegakan Hukum Terpadu, Iptu Sirajuddin, saat menggelar siaran pers, Senin (11/3/2019).

Sementara itu, AKP Benyamin yang merupakan Koordinator Penyidik Gakkumdu menjelaskan, dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh sentra Gakkumdu, intinya dugaan tindak pidana pemilu sebagaimana disangkakan dalam laporan itu termaktud ada 3 pasal disitu yaitu pasal 493, 494, dan 547.

“Itu tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan, namun khusus pada 15 camat itu direkomendasikan tadi diputuskan bahwa diduga kuat telah melakukan pelanggaran lainnya dan itu akan direkomendasikan oleh Bawaslu ke Komisi ASN,” jelasnya.

Untuk tahap selanjutnya, pihaknya bakal menyerahkan penuh kepada Komisi ASN untuk menyelidiki dugaan pelanggaran disiplin sebagai pejabat negara.

“Jadi intinya terhadap 15 laporan itu satu pelimpahan dari Bawaslu RI, tiga dari Bawaslu Provinsi, 11 dari Bawaslu Makassar, itu tidak dapat kita tingkatkan ke tahap penyidikan,” tutupnya. (Hendrik)

Komentar

Topik Terkait