oleh

Soal Pidato Ketum PSI, Politikus Demokrat Ini Minta Tak Banyak Bicara

INIKATA.com Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengomentari pidato politik Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie di Medan, Selasa (11/3) kemarin. Dalam pidatonya, Grace mempertanyakan sikap partai nasionalis di luar PSI yang belum mencerminkan sikap antikorupsi dan toleransi.

Menurut Ferdinand, Grace hanya cari perhatian dan PSI tak mampu mewujudkan hal tersebut di partainya. “PSI itu hanya sedang jualan narasi yang mereka sesungguhnya sendiri tidak mampu wujudkan dan tunjukkan di dalam kehidupan mereka berpartai,” kata Ferdinand kepada wartawan, Selasa (12/3).

Ferdinand menilai, Grace selalu mengklaim bahwa PSI adalah partai antikorupsi. Padahal, partai berbasis massa milenial itu tidak bersikap transparan soal biaya kampanyenya di pemilu 2019.

“Mereka ini selalu mengklaim mereka antikorupsi segala macam, tetapi sampai hari ini PSI tidak membuka siapa penyandang PSI yang jor-joran pasang iklan, baliho dan dana kampanyenya paling besar sampai saat ini dicatat KPU,” ujarnya.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tersebut meminta Grace untuk membeberkan secara rinci donatur di balik kampanye PSI. Hal itu supaya publik bisa percaya klaim PSI antikorupsi.

“Jadi, kita tahu nanti sumber dana yang digunakan dari siapa dan dari mana, apakah uang bersih atau kotor. Jadi, PSI sebaiknya tak perlu banyak bicara lah sebelum dirinya bisa menunjukkan dia adalah orang yang layak dipercaya atau partai yang layak dipercaya,” pungkasnya. (inikata/jawapos)

Komentar

Topik Terkait