oleh

Narkoba 7 Kg Adalah Tawas, Perwira Tiga Bunga di Polda Sulsel “Murka”

INIKATA.com – Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi disemprot oleh Dirnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan persoalan bingkisan 7 kg yang ditemukan di samping musalah SPBU Jenderal Sudirman, Lawawoi kecamatan Watang Pulu, Sidrap.

Sebab, merilis temuan diduga sabu-sabu itu sebelum diuji di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel.

“Betul sudah saya tegur kasatnya,” geram perwira berpangkat tiga melati itu saat ditemui di Polrestabes Makassar, Rabu (13/3/2019).

Rupanya dari pemeriksaan di Labfor bingkisan yang beratnya 7 kg itu bukan barang yang mengandung zat ampetamin alias bukan narkotika. Melainkan tawas yang bentuknya mirip narkoba golongan 1 sabu-sabu.

Diketahui Polres Nunukan berhasil mengungkap penyelundupan barang haram berupa sabu-sabu seberat 8 kilogram. Rencananya, sabu-sabu 8 kg ini akan dijual atau diedarkan di wilayah Sidrap. Ini sesuai hasil keterangan dua terduga yang diamankan di Nunukan.

Petugas Polres Nunukan kemudian melakukan pengembangan ke Sidrap dengan cara penyamaran. Oknum pemesan sabu-sabu 8 kilogram di Sidrap dipancing dengan barang tiruan narkoba. Dari hasil pengembangan berhasil ditangkap dua terduga pelaku.

Sementara Kasatres Narkoba Polres Nunukan, AKP Hasan Setiabudi yang dikonfirmasi terpisah menyampaikan memang kasus itu pengembangan Polres Nunukan. “Saya ke sana yang memimpin langsung,” ujarnya.

Hasan menjelaskan, kasus ini akan di rilis Kapolres Nunukan. Agenda rilisnya baru hari ini. Namun saat ditanyai soal yang diamankan di Sidrap, Sulsel apakah narkoba atau tawas, dia menegaskan bahwa narkoba yang diamankannya. “Narkobalah, masa tawas sih,” tegasnya. (**/fo)

Komentar

Topik Terkait