oleh

Penyelundupan 245.102 Baby Lobster Digagalkan

INIKATA.com – Penyelundupan bayi  lobster atau baby lobster senilai Rp37,24 miliar, berhasil digagalkan.  Tak tanggung-tanggung jumlahnya pun mencapai 245.102 ekor.

Pengamanan dilakukan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Satgasgab Koarmada I dari sebuah speedboat tanpa nama bermesin 200 PK, Selasa (12/3).

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksma TNI Arsyad Abdullah menjelaskan, speedboat tanpa awak ini diamankan setelah sebelumnya terjadi kejar-kejaran dengan petugas

Akhir dari proses pengejaran di perairan Pulau Sugi, Batam tersebut, para pelaku menabrakkan speedboat ke hutan bakau lantas melarikan diri.

“Ketika kami amankan, para pelaku penyelundupan ini sudah tidak ada di lokasi,” jelas Arsyad, di dermaga Lanal Batam, Rabu (13/3).

Setelah diperiksa, speedboat tersebut memuat 44 kotak berisi baby lobster. Rinciannya, baby Lobster jenis mutiara sebanyak 9.664 ekor, yang tersimpan di dalam tiga kotak; dan jenis pasir sebanyak 235.438 ekor, yang ada dalam 41 kotak.

Arsyad melanjutkan, baby lobster ini diduga akan diselundupkan ke negara tetangga, Singapura. Tim F1QR bergerak setelah mendapat informasi intelijen soal rencana penyeludupan baby lobster ke Singapura menggunakan speedboat.

Berdasarkan informasi tersebut, tim langsung melakukan upaya penyekatan dengan membagi sektor.

Upaya tersebut membuahkan hasil saat speedboat terlihat melaju kencang di sekitar Perairan Sugi Batam yang mengarah ke Singapura.

Pengejaran dilakukan oleh tim dengan menggunakan dua speedboat, mulai dari perairan Sugi sampai di Perairan Teluk Bakau, Kecamatan Nongsa.

Saat pengejaran tim melihat dua buah speedboat dengan panjang sekitar 16 meter dan lebar 3,5 meter. Keduanya melaju dengan kecepatan tinggi. Tim memutuskan mengejar salah satu speedboat.

“Dua speedboat ini jadi modus untuk mengelabui pengejaran petugas. Tapi kami fokus pada barang bukti ini,” imbuhnya. (INIKATA/Jawapos)

Komentar