oleh

Jadi Peserta Quick Count Pemilu 2019, Berikut 33 Lembaga Survei yang Mendaftar

INIKATA.com Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) menyampaikan, hingga saat ini sudah ada 33 lembaga survei yang mendaftarkan diri sebagai pelaksana hitung cepat atau quick count pemilu 2019.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengatakan, ketentuan mengenai lembaga yang bisa melakukan hitung cepat ini diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Sampai saat ini kami catat sudah ada 33 lembaga survei yang terdartar di KPU, dan itu memang dimungkinkan oleh UU sebagai bentuk partisipasi,” ujar Wahyu di Jakarta, Kamis (14/3).

Wahyu menjelaskan, ke-33 lembaga survei itu akan diverifikasi oleh KPU, apakah layak atau tidak menggelar hitung cepat. Sehingga hasilnya, bisa seluruh lembaga itu memenuhi syarat, atau bisa juga sebagian tersingkir.

“Pengertian mendaftar ini kan memang belum tentu memenuhi mekanisme yang ada. Sehingga nanti KPU akan melihat persyaratan itu,” katanya.

Nantinya lembaga survei yang terverifikasi dan terdaftar untuk mengikuti hitung cepat akan diumumkan dalam website resmi KPU.

Wahyu menambahkan, lembaga survei harus menaati peraturan yang ada.

Salah satunya, mereka baru bisa mengumumkan hasil hitung cepat dua jam setelah proses pemungutan suara selesai waktu Indonesia bagian barat (WIB). Apabila tidak mengikuti aturan, maka lembaga survei itu melanggar ketentuan.

“Ya bertarti lembaga survei itu melanggar hukum, itu ada sanksinya di UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu,” katanya.

Pasal 247 Ayat (5) UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu mengatur pengumuman hasil penghitungan cepat hanya boleh dilakukan paling cepat dua jam setelah penghitungan suara di wilayah barat Indonesia.

Pelanggaran atas aturan itu diancam pidana. Ketentuan pidananya diatur pada Pasal 317 Ayat (1) dan (2). KPU menurunkan aturan itu dalam PKPU Partisipasi Masyarakat yang melarang lembaga survei dan media massa mengumumkan hasil survei pada masa tenang.

Jadi Peserta Quick Count Pemilu 2019, Berikut 33 Lembaga Survei yang Mendaftar

Sementara hasil penghitungan cepat boleh dilakukan paling cepat pukul 15.00 WIB.‎ Berikut daftar 33 lembaga survei yang mendaftar ke KPU:

1. Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI)

2. Poltracking Indonesia

3. Indonesian Research and Survey (IRES)

4. OnlineSumut.com

5. Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Radio Republik Indonesia.

6. Charta Politika Indonesia

7. Indo Barometer

8. Penelitian dan Pengembangan Kompas

9. Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)

10. Indikator Politik Indonesia

11. Indekstat Konsultan Indonesia

12. Jaringan Suara Indonesia

13. Populi Center

14. Lingkaran Survey Kebijakan Publik

15. Citra Publik Indonesia

16. Survey Strategi Indonesia

17. Jaringan Isu Publik

18. Lingkaran Survey Indonesia

19. Citra Komunikasi LSI

20. Konsultan Citra Indonesia

21. Citra Publik

22. Cyrus Network

23. Rakata Institute

24. Lembaga Survei Kuadran

25. Media Survei Nasional

ADVERTISEMENT

26. Indodata

27. Survey & Polling Indonesia (SPIN)

28. Celebes Research Center

29. Roda Tiga Konsultan

30. Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID)

31. Indomatrik

32. Puskaptis

33. Pusat Riset Indonesia‎

(Inikata/Fajar group)

Komentar

Topik Terkait