oleh

Gerindra: Ketum PPP Sedang Cari Dana Kampanye buat Jokowi

INIKATA.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, terjadinya OTT terhadap Romahurmuziy atau Romi sebagai bukti kegagalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan mental antikorup pejabat negara.

Pasalnya menurut dia, sebuah pemerintah dikatakan bersih jika mampu menciptakan pejabat negara dan elite politik yang tidak korup dan berintegritas atas pelayanan kepada masyarakat luas.
Hal itu bisa dinilai dari jumlah penindakan koruptor oleh KPK dan lembaga lain.

“Maaf ya, banyaknya elite dan pejabat negara yang ditangkap KPK itu bukan keberhasilan Joko Widodo, tapi keberhasilan KPK dan kegagalan janji Joko Widodo saat Pilpres menciptakan clean government,” tegasnya dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/3).

Penangkapan Romi terjadi 33 hari menjelang Pemilu 2019. Terkait itu, Arief mengatakan kalau bukan tidak mungkin Romi ditangkap KPK karena sedang mencari dana kampanye untuk capres petahana.

“Romi bisa jadi ketangkap KPK sedang mencari dana untuk kampanye Joko Widodo-Maruf Amin. Apalagi Romi itu paling loyal pada Joko Widodo dan dipercaya banget sama Joko Widodo. Romi itu kalau cerita Bharatayudha, sama dengan Dursasana yang setia banget sama Duryudana,” imbuhnya.

Karena itu, dia pun berharap agar komisi antirasuah membongkar kasus tersebut dengan terang benderang.

“Saya harap KPK lebih mengeksplor apa tujuan Romi terima uang. Apa ada kaitannya dalam mencari dana untuk Pilpres atau tidak,” pungkas anak buah Prabowo Subianto ini. (rmol)

Komentar

Topik Terkait