oleh

Tuduhan Ramyadjie, Andre: Tuntut Link Berita Lakukan Kampanye Hitam

INIKATA.com – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo – Sandi, Andre Rosiade, menegaskan akan mempersoalkan isu yang melakukan kampanye hitam soal tunduhan penangkapan Ramyadjie yang dikaitkan dengan tim sukses Prabowo-Sandi.

“Kami akan menuntut link-link yang mencoba melakukan kampanye hitam dengan memfitnah Pak Hsyim, Tidar, Gerindra, dan BPN, terhadap kasus ini,” tegas Andre.

Tindakan ini dilakukan lantaran nama calon Presiden (Capres) 02, Prabowo Subianto dikait-kaitkan kasus pembobol ATM yang dilakukan Ramyadjie Priambodo. Pelaku diduga keponakan mantan Ketua Umum Gerindra itu.

Belakangan, rumor yang diklaim sebagai bentuk kampanye hitam oleh capres 02 tersebut dibantah Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi, Andre Rosiade. Ia menegaskan, Ramyadjie yang ditangkap Polda Metro Jaya bukan keponakan Prabowo. Hanya sebatas kerabat jauh.

“Yang bersangkutan bukan keponakan Pak Prabowo. Dia hanya kerabat jauh. Itu yang pertama harus diluruskan,” kata Andre.

Andre membantah penangkapan Ramyadjie memiliki berkaitan dengan BPN dan Pilpres 2019. Dia menyebut, kasus yang menjerat kerabat jauh Prabowo itu murni kasus hukum.

“Direktorat hukum dan advokasi kami sudah ke pihak kepolisian. Ini murni soal hukum, kami mempersilakan diproses dan ini tidak ada urusan soal politik. Jadi tidak ada urusan dengan BPN, tidak ada urusan dengan Gerindra, tidak ada urusaan dengan Pak Hasyim,” ucap Andre.

Untuk diketahui, Ramyadjie adalah Bendahara Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi sayap Partai Gerindra. Dia diduga ditangkap Polda Metro Jaya karena membobol anjungan tunai mandiri Bank Central Asia atau ATM BCA. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait