oleh

Innalillah, 8 Warga Sulsel Meninggal Dunia di Sentani Papua

INIKATA.com Dari 83 warga yang tewas, diantaranya ada delapan warga Sulawesi Selatan ikut menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor melanda Distrik Sentani, Jayapura, Papua.

Hal itu diungkap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di rumah dinasnya, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Selasa (19/3).

“Saya sampai hari ini, baru mendapat laporan delapan masyarakat Sulsel (meninggal). Masih ada dua (korban) yang sementara dicari,” ungkapnya

Bencana di Sentani terjadi sejak Sabtu (16/3) malam. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat ada 79 korban jiwa dan 43 korban hilang hingga Senin (18/3) pukul 15.00 WIB. Musibah juga membuat 4.728 orang mengungsi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan mengirim tim ke Sentani untuk bekerja sama dengan pemerintah setempat dalam membantu korban. “Tim yang dikirim SAR, BPBD, mungkin juga tim medis. Pengiriman bantuan juga, tidak mungkin kami datang kosong,” kata Nurdin.

Nurdin mengaku masih berkoordinasi dengan pemerintah di Sentani untuk memantau perkembangan jumlah korban dan kondisi terakhir. “Ini kami lagi memantau. Kami tunggu saja data terakhir,”terangnya.

Atas nama Pemprov Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada para korban. Terutama korban dari masyarakat Sulsel.

“Tentu kami menyampaikan belasungkawa yang dalam atas meninggalnya masyarakat kami yang ada di Papua,” ucap Nurdin. (Inikata/Jpc)

Komentar

Topik Terkait