oleh

Penembakan di Ethopia, 5 Orang Pekerja Tambang Tewas

INIKATA.com Sejumlah pria bersenjata di Ethiopia menembak dan menewaskan setidaknya lima pekerja perusahaan tambang pada Selasa (19/3). Sebuah stasiun TV melaporkan, ada dua orang asing di antara mereka yang tewas.

Para pria tak dikenal itu menyerang di dekat Kota Nedjo, sekitar 500 km dari Ibu Kota Addis Ababa di wilayah Oromiya tempat beberapa konflik membara. Fana Broadcasting yang berafiliasi dengan negara mengatakan di Twitter bahwa tiga orang Ethiopia dan dua warga negara asing telah tewas dalam insiden itu. Belum jelas dari warga negara mana.

Wilayah besar ini adalah rumah bagi kelompok etnis terbesar Ethiopia, Oromo, dan ada setidaknya empat konflik terpisah selain sengketa perbatasan yang terus-menerus.

Perdana Menteri Abiy Ahmed, yang juga seorang Oromo, telah mengawasi serangkaian perubahan politik dan ekonomi sejak mulai menjabat pada April 2018. Dia berdamai dengan musuh bebuyutan Eritrea, membebaskan tahanan politik, berjanji untuk membuka ekonomi yang dikontrol negara dan menjanjikan untuk merombak layanan keamanan.

Namun reformasi tidak menghentikan kekerasan yang dituduhkan secara etnis, termasuk di wilayah asalnya sendiri.

Oromo dari Ethiopia yang merupakan sepertiga dari populasi,

telah lama mengeluh dipinggirkan selama beberapa dekade pemerintahan otoriter oleh pemerintah yang dipimpin oleh politisi

dari kelompok etnis kecil lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Oromo marah karena perambahan di tanah mereka.

Sementara itu perusahaan yang beroperasi di Ethiopia adalah Tambang Emas MIDROC yang dimiliki oleh miliarder Saudi kelahiran Ethiopia,

Mohammed Hussein Al Amoudi, yang telah mengoperasikan tambang terbuka di Zona Guji di wilayah Oromia selama lebih dari dua dekade.

Izinnya ditangguhkan tahun lalu setelah berminggu-minggu protes oleh penduduk setempat yang menuduh tambang itu mencemari air dan lingkungan mereka.

Perusahaan lainnya adalah Newmont Mining, tambang emas. Sementara pembuat pupuk Norwegia Yara International berencana untuk membangun tambang kalium dan pabrik pupuk. (Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait