oleh

Ruang Kerja Kepala Kemenag Gresik Masih Tersegel KPK

GRESIK, INIKATA.com Ruang kerja Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, masih tersegel KPK RI Hingga Selasa (19/3).

Begitu pula garis larangan melintas (KPK line) juga masih terpasang melintang di pintu.

Penyegelan ruang kerja orang nomor satu di Kemenag Gresik ini, terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Surabaya, Jumat lalu.

Muafaq yang baru 60 hari dilantik sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik, kini menjadi tahanan KPK RI setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Muafaq dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara itu, aktifitas di Kemenag Gresik, kini tetap berjalan seperti biasa. Agar tidak terjadi kepakuman dan pelayanan publik tetap berlangsung, tugas kepala kemenag diambil aluh oleh Kasubag Umum Kemenag Gresik H. Munir, S.Ag.

“Sementara yang ditunjuk pihak Kanwil jalankan tugas Pak Kepala Kemenag Gresik, mas. Supaya pelayanan maksimal,” ujarnya, Selasa (19/3).

Munir sudah konsolidasi dengan para kasi di jajarannya agar ikut berkontribusi menjalankan kegiatan seperti biasa di kemenag.

“Insya Allah mas kita tidak terpengaruh dengan masalah yang sedang menimpah Pak Kepala. Tidak. Kita tetap jalan,” tambah Munir.

Seperti diketahui, Sabtu (16/3), KPK menetapkan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin sebagai tersangka.

Saat terjaring OTT, KPK mengamankan uang total Rp 156.758.000 dari tangan Muafaq bersama Haris Hasanuddin. (Muh)

Komentar

Topik Terkait