oleh

Dikira Teman, Pengedar Ini Tak Tau yang Ketuk Pintu Ternyata Polisi

INIKATA.com Andi Setiawan, 37, tak pernah menyangka aktivitasnya mengedarkan narkotika terendus polisi. Bahkan saat polisi mengetuk pintu kamarnya, dikira temannya. Akhirnya, pemuda yang tinggal di Jalan Simo Gunung Kramat Barat I, Surabaya ini mendekam di tahanan Polsek Wonokromo.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Ristitanto mengatakan tersangka ditangkap saat hendak istirahat di dalam kamar indekos. Saat itu tersangka terkejut bukan kepalang dijemput paksa polisi. Sebab dikira yang datang adalah temannya. “Lima plastik klip kecil yang didalamnya diduga sabu-sabu kami temukan dalam kamar saat penggeledahan,” ungkapnya, Rabu (20/3).

Ditambahkan Risti, per klipnya setelah ditimbang masing-masing memiliki berat sekitar 0,25 gram. Selain menyita lima klip sabu, aparat juga menyita sebuah pipet kaca.

Kepada polisi tersangka mengaku menjadi pengedar belum lama. Dia menjual per klipnya dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Namun terkadang juga tergantung pesanan. “Tersangka pengguna (sang) juga pengedar,” paparnya.

Terbongkarnya bisnis barang haram tersebut, berawal dari informasi masyarakat yang resah terkait peredaran narkotika di wilayah Simo Gunung Kramat Barat. Menindaklanjuti informasi itu Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo lantas melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan. “Tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutupnya. (Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait