oleh

Takut Ada Tanah Bergerak, Warga Pilih Mengungsi

INIKATA.com – Peristiwa Tanah bergerak di Dusun Bangunsari, Kecamatan Tirtomoyo Wonogiri, berhasil menggegerkan warga, Kamis kemarin.

Kejadian tanah bergerak sehingga tampak seperti terbelah ini mengancam dua bangunan dan sejumlah warga terpaksa mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan pergerakan tanah di lokasi.

Pergerakan tanah bermula dari rekahan kecil yang terjadi di wilayah tersebut.

“Tapi karena tidak segera ada langkah penutupan dan penimbunan rekahan oleh pemilik lahan sehingga saat terjadi hujan aliran air mengalir ke rekahan serta menimbulkan kejenuhan dan tanah di bagian bawah menjadi lumpur memicu pergerakan,” kata Bambang, Jumat (22/3).

Menurut Bambang, hasil pengecekan terhadap kondisi pergerakan tanah diketahui panjang rekahan sekitar 32 meter sedangkan lebar rekahan sekitar 20 cm – 30 cm. Lalu, lokasi pergerakan di daerah perbukitan dengan ketinggian sekitar 280 MDPL.

“Untuk kondisi tanah di lokasi terdeteksi sudah mulai lembek. Dari pergerakan itu mengakibatkan penurunan tanah rata-rata sekitar 20 cm – 25 cm sedangkan keberadaan talut jalan dusun bagian bawah terlihat bergeser sekitar 2 cm,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Bambang, pergerakan tanah ini berdampak pada bangunan rumah milik Karinem yang juga digunakan sebagai Posyandu. Rumah mengalami kerusakan pada fondasi lantai dan dinding tembok retak dan bergeser karena rekahan tanah melintang dan menembus bangunan induk. Selain itu, juga bangunan rumah milik Sukino terancam karena lokasi rumah berada dibawah rekahan tanah dan berpotensi terjadi longsor.

“Kami sudah melakukan evakuasi penghuni di dua rumah yang terdampak dan terancam untuk mengungsi. Saat ini mengungsi sementara ke rumah saudaranya,” ujarnya. (Jawapos)

Komentar

Topik Terkait