oleh

Mobil Berpelat TNI Angkut Logistik Prabowo-Sandi, Bawaslu Masih Lakukan Investigasi

INIKATA.com Badan Pengawas Pemilihan Umum RI (Bawaslu) mendalami mobil berpelat TNI yang diduga mengangkut logistik pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di kawasan Bogor. Ketua Bawaslu, Abhan mengatakan, pendalaman dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya pelanggaran pemilu.

“Kami melakukan kajian, dengan mengumpulkan alat bukti, juga melakukan investigasi,” ujar Abhan Kantor Bawaslu, MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (23/3).

Mobil Berpelat TNI Angkut Logistik Prabowo-Sandi, Bawaslu Masih Lakukan Investigasi

 

Nantinya, sambung Abhan, hasil investigasi Bawaslu itu akan disampaikan ke publik. Termasuk ada atau tidaknya sanksi yang diberikan kepada orang yang diduga TNI ‎dan tim kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Nanti akan membuat kajian apakah ini memenuhi unsur pelanggaran pemilu atau tidak, nanti keputusan akan disampaikan ke publik,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Kabidpenum Puspen TNI, Letkon Inf Abidin Toba mengatakan, ‎telah melakukan penyelidikan awal. Hasilnya tidak ditemukan indikasi keterlibatan TNI mengenai logistik yang diangkut menggunakan mobil berpelat merah ini.

“Tidak ditemukan indikasi keterlibatan prajurit TNI dalam kasus ini,” ujar Abidin dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (23/3).

Abidin melanjutkan, bahwa pemilik mobil Pajero berpelat nomor dinas TNI 3005-00 adalah seorang purnawirawan TNI, pensiun tahun 2001, berinisial RAT. Pada saat pensiun RAT mengembalikan mobil dinas, namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

Lebih lanjut Abidin mejelaskan kronologi mobil berpelat TNI itu bisa mengangkut logistik Prabowo-Sandi. Kata dia, pada Kamis 21 Maret 2019, RAT memerintahkan sopirnya berinisial L, membeli nasi bungkus untuk dikirim ke Gedung Pajajaran Bogor.

“Awalnya mobil tersebut berangkat dengan menggunakan nomor registrasi sipil, namun karena macet, sopirnya (L) berinisiatif mengganti dengan plat nomor dinas menuju Gedung Pajajaran Bogor,” ungkapnya.

Atas dasar hasil pengembangan perkara tersebut, POM TNI melakukan penyitaan plat nomor dinas TNI 3005-00 yang tidak dilengkapi BNKB (STNK TNI). Sekadar informasi, beredar video mobil berpelat dinas TNI mengangkut logistik di acara relawan Prabowo-Sandiaga. Video itu berdurasi 01.00 menit.

Dalam video itu, tampak satu unit mobil Mitsubishi Pajero membawa logistik. Sementara ada beberapa orang yang memindahkan logistik itu dari dalam mobil ke ruangan acara.

Di lokasi tersebut terpasang sebuah spanduk bergambarkan Prabowo-Sandiaga dengan tulisan ‘Selamat Datang Para Relawan se-Bogor Raya Pada Dialog Kebangsaan’. (Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait