oleh

ISIS Dikalahkan di Syria, Trump: Tetap Waspada

INIKATA.com – Presiden AS, Donald Trump mengatakan, ISIS mulai tumbang. Namun ia memperingatkan kalau kelompok teror tersebut tetap menjadi ancaman.

Pernyataan Trump muncul setelah Syrian Democratic Forces (SDF) yang dipimpin Kurdi mengibarkan bendera kemenangan di Desa Baghouz, Syria, markas terakhir ISIS di negara tersebut.

Trump mengatakan, AS akan tetap waspada sampai ISIS akhirnya dikalahkan. Meskipun ISIS kehilangan wilayah di Syria dan Irak, ISIS tetap aktif di negara-negara lain dari Nigeria hingga Filipina.

Pada masa keemasannya ISIS pernah menguasai 88.000 km persegi wilayah di Syria dan Irak. Namun, setelah lima tahun pertempuran sengit, pasukan lokal yang didukung oleh kekuatan dunia mampu mengalahkan ISIS.

Pada hari Sabtu, pengumuman yang telah lama ditunggu-tunggu datang dari SDF. Pasukan itu mampu merebut wilayah ISIS yang terakhir. Para pemimpin barat memuji pengumuman itu tetapi menekankan bahwa ISIS masih berbahaya.

“Kami akan tetap waspada sampai akhirnya ISIS dikalahkan di mana pun operasinya,” kata Trump dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC, Ahad (24/3).

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, ancaman ISIS tetap ada. Perang melawan kelompok-kelompok teroris harus terus berlanjut.

Perdana Menteri Inggris Theresa May menyambut tonggak bersejarah ini. Namun ia mengatakan, pemerintahnya tetap berkomitmen untuk memberantas ideologi beracun ISIS.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih pada hari Sabtu, Trump mengatakan, AS akan terus bekerja dengan mitra dan sekutunya untuk melawan ISIS sampai akhirnya dikalahkan di wilayah manapun di dunia.

“Amerika Serikat akan membela kepentingan Amerika kapanpun dan di manapun diperlukan,” bunyi pernyataan itu. (**/Fajar)

Komentar

Topik Terkait