oleh

Tudingan Jual Beli Jabatan, Rektor UIN Alauddin Makassar Tantang Mahfud MD

MAKASSAR,Semua Orang MembacanyaSemua Orang Membacanya – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD diminta untuk membuktikan kebenaran pernyataannya terkait isu jual beli jabatan posisi Rektor UIN Alauddin Makassar.

Hal itu disampaikan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Musafir Pababbari. Ia menilai, apa yang disampaikan oleh Mahfud tidak berdasar dan jelas merusak citra kampus UIN Alauddin Makassar.

“Itu tidak benar. Kalau Mahfud MD punya data-data ya silakan. Saya siap jadi saksi di KPK,” kata Musafir,saat memberikan keterangan resmi kepada awak media, Rabu (27/3/2019) kemarin.

Musafir juga mengungkapkan, Andi Faisal Bakti ketika itu batal dilantik karena hasil pemilihan dianulir oleh Kementerian Agama.

Menurut Musafir, suara terbanyak yang diraih Faisal Bakti ketika itu dinilai tidak kourum karena tidak dihadiri oleh sejumlah senat. Sehingga kemenangan Faisal Bakti dinilai tidak sah oleh Kemenag.

“Jadi bukan karena tidak mampu membayar limar miliar. Tetapi hasilnya dianulir Menag karena tidak kuorum,”ungkapnya.

Sebelumnya, Mahfud MD secara terang-terangan menyebutkan bahwa UIN Alauddin Makassar terlibat dalam skandal jual beli jabatan untuk posisi rektor. Itu ia sampaikan saat menjadi pembicara di acara ILC TVONE beberapa waktu yang lalu. (Inikatasulsel/Nca)

Komentar

Topik Terkait