oleh

Konvoy Akhir Ujian Hingga Rusak Mobil Warga, 11 Pelajar Ditangkap Polisi

INIKATA.com Polisi menangkap 11 orang pelajar yang baru saja menyelesaikan Ujian Nasional (UN) pada, Kamis (28/3). Mereka ditangkap karena merusak mobil milik warga saat sedang konvoy merayakan berakhirnya ujian.

Para pelajar berasal dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Binjai. Perusakan berawal, saat para pelajar bersenggolan dengan mobil tersebut. Bahkan, mereka juga diduga mengintimidasi dan melakukan penganiayaan terhadap pengemudi mobil.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Syarif Ginting membenarkan kejadian itu. Perusakan dan intimidasi terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Para pelajar berkonvoi dengan sepeda motor.

“Malam saat perjalanan pulang ke Binjai, diduga mungkin ada teman mereka yang tersenggol oleh mobil Avanza berwarna hitam milik pelapor,” kata Syarif, Jumat (29/3).

Saat itu juga, salah seorang pelajar tiba-tiba memecahkan kaca mobil. Pertikaian pun terjadi. Namun pihak kepolisian bertindak cepat dan melerai mereka.

“Sebelas pelajar diinterogasi dan dibawa ke Polsek Sunggal. Mereka diamankan karena diduga melakukan penganiayaan dan pengerusakan mobil,” ungkap Syarif.

Di dalam mobil, korban bersama istri dan seorang anaknya. Korban pun membuat laporan ke kantor polisi. Syarif mengaku, pihaknya juga akan memanggil pihak sekolah.

“Mungkin para pelajar yang menganiaya saat ini mau berdamai dengan korban. Yang penting, SOP sudah kita laksanakan, karena ini kan delik aduan. Kalau memang mereka mau berdamai, ya silahkan. Ajukan dengan pimpinan untuk pencabutan laporan,” pungkasnya.

Ribuan pelajar SMK memang melakukan konvoi untuk merayakan berakhirnya UN. Mereka juga melakukan aksi corat coret seragam. Di Kota Medan, aksi konvoi yang berlangsung di sejumlah titik dibubarkan paksa oleh kepolisian. Itu dilakukan, karena dianggap mengganggu ketertiban umum. (Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait