oleh

Terjaring OTT KPK, Pensiunan Kemenag Gresik Kutuk Muafaq

GRESIK, INIKATA.com Kabar tentang OTT Kepala Kemenag Kabupaten Gresik, Jawa Timur Muhammad Muafaq Wirahadi oleh KPK dianggap sebagai sebuah aib besar bagi Kemenag Gresik.

Bahkan oleh sejumlah pensiunan Kantor Kementerian Agama Gresik murka dan mengutuk Muhammad Muafaq atas sikap tak terpuji tersebut.

“Kita jelas marah besar. Apa lagi kasus hukum. Kemenag ini harusnya menjadi contoh baik bagi instansi lain karena disini tempatnya syariat Islam, hukum agama, dan lain-lain,” ujar salah seorang pensiunan Kemenag Gresik ini yang tidak bersedia dikorankan namanya, Sabtu (30/3).

Ia mengaku malu, karena kasus Muafaq ini tidak hanya mencoreng nama baik Kemenag Gresik. Lebih dari itu, nama baik masyarakat Gresik juga turut tercoreng.

Menurutnya, semua masyarakat Gresik ikut tercoreng nama baiknya. Pasalnya, Gresik dikenal kota wali dan kota santri.

“Lalu kenapa julukan ini diciderai hanya sebuah obsesi ingin menjadi orang nomor satu di Kemenag Gresik. Ini bukti bahwa dia ini haus jabatan dan serakah,” katanya dengan nada marah campur kecewa.

Sejumlah pensiunan Kemenag lainnya juga mengaku kecewa terhadap perilaku yang ditunjukkan oleh Muafaq.

Lalu, bagaimana pendapat mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik, H. Supandi terkait hal ini?.

Ia menyayangkan kejadian ini bisa terjadi. Ini pukulan telak bagi Kemenag Gresik lantaran selama ini diketahui tidak pernah ada persoalan. Termasuk urusan jual beli jabatan.

“Ini bahan renungan dan evaluasi bagi rekan-rekan di Kemenag. Harus lebih hati-hati. Jalan semua sesuai dengan aturan,” imbuh Supandi yang pensiun di penghujung 2018 lalu.

Sebagaimana diketahui, Muafaq kini menjadi tahanan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus jual beli jabatan di Kemenag.

Ia ditangkap KPK di Surabaya bersama Romoharmuziy, mantan Ketua Umum PPP dan Haris Hasanuddin, Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Muafaq sendiri baru dua bulan dilantik sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik defenitif menggantikan Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Gresik M. Munir. (Muh)

Komentar

Topik Terkait