oleh

Eks Wakapolri Tanggapi Netralitas Polri di Garut

INIKATA.com – Isu ketidaknetralan Polri di Daerah Garut, Jawa Barat, dalam pelaksanaan Pemilu 2019, ikut ditanggapi Mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Syafruddin.

Meski begitu, Syafruddin yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) mengaku belum mendalami kabar tersebut.

“Saya belum tahu anatomi kasus tersebut. Saya baru lihat-lihat di Youtube,” kata Syafruddin di kantor DMI, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (1/4).

Isu itu mencuat dari pengakuan mantan Kepala Kepolisian Sektor Pasirwangi, Ajun Komisaris Sulman Aziz, bahwa dirinya diperintahkan menggalang dukungan untuk Jokowi di Pilpres 2019. Perintah itu, kata AKP Sulman, perintah dari Kapolres Garut itu, diiringi ancaman mutasi jika Jokowi kalah di wilayahnya.

Syafruddin juga mengaku tidak menanyakan isu tersebut kepada institusi tempat mengabdinya dulu.

“Daripada sok tahu,” kata Syafruddin.

Kendati demikian, menurut dia, seharusnya AKP Sulman melaporkan dugaan adanya perintah memenangkan paslon nomor urut 01 itu ke Propam ataupun Inspektorat Pengawas Umum (Itwasum).

“Menpan hanya menangani ASN,” pungkas Syafruddin. (rmol)

Komentar