oleh

Temui Gubernur, Ombusman Laporkan 487 Pengaduan Permasalahan Tanah di Jatim

SURABAYA, INIKATA.com – Selama tahun 2018, ada 487 pengaduan masalah pertanahan di Jatim di Ombudsmen Jatim.

Menurut Kepala Perwakilan Ombudsmen Jawa Timur Agus Widiarta mengatakan sepanjang tahun 2018 terdapat 487 pengaduan atau laporan dari masyarakat terkait jenis jenis pengaduan. Dari pengaduan tersebut, kabupaten/kota di Jatim yang mendapat sorotan dari masyarakat mulai dari proses perijinan, investasi hingga proses pertanahan.

“Paling banyak aduan dari masyarakat datang dari kabupaten/kota di Jatim, karena Pemprov Jatim telah menerapkan pelayanan terpadu satu pintu. Namun, dari aduan yang diterima masih terdapat proses ijin investasi yang menunggu rekomendasi dari kepala daerah atau bupati/walikota,” katanya saat bertemu dengan gubernur Jatim di Surabaya, Kamis (4/4).

Mantan anggota KPP (Komisi Pelayanan Publik) ini mengatakan , pihaknya juga berharap agar Ombudsman Perwakilan Jatim bisa meningkatkan pelayanannya dengan memanfaatkan kantor atau ruangan yang ada di Bakorwil. “Kami berharap, dengan keterbatasan personil dan kantor kami bisa mengoptimalkan Bakorwil dalam melakukan pencegahan sebagai perwakilan kami di kabupaten/kota,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pemprov Jatim akan melakukan inventaris ruangan yang ada

di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) guna mengoptimalkan tugas dan fungsi Ombudsman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan inventaris apakah masih terdapat ruangan yang bisa dimanfaatkan oleh Ombudsman di Bakorwil. Karena Bakorwil memiliki tugas yang besar seiring percepatan pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya. (Three)

Komentar

Topik Terkait