oleh

Dinilai Hanya Dijadikan Alat, Ma’ruf Amin: Itu Kelewatan

INIKATA.com – Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin angkat suara terkait hal yang menyudutkan dirinya saat dipilih menjadi cawapres Jokowi Widodo (Jokowi). Ma’ruf mengatakan, dirinya tidak merasa dijadikan alat, saat mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut kembali bertarung dalam kontestasi Pilpres.

“Ada yang bilang Kiai Ma’ruf jadi alat doang, saya bilang. Memangnya saya pacul apa. Itu sih kelewatan,” ujar Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren Atthoriyyah, Banten, Sabtu (6/4).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif ini mengatakan, Jokowi dalam memilih cawapres bisa menunjuk TNI, polisi, akademisi dan pengusaha. Namun itu tidak dilakukan karena Jokowi cinta dengan ulama. Sehingga pada akhirnya memilih dirinya.

“Enggak pernah ulama dipilih, padahal Pak Jokowi bisa pilih TNI, profesional dan pengusaha,” ‎katanya.

Pria yang akrab disapa Abah ini melanjutkan, dirinya masih belum bisa dibilang tua. Pasalnya merujuk pada data World Heald Organitation (WHO) atau organisasi kesehatan dunia, menyebut tua adalah orang yang umurnya mencapai 80-100 tahun.

Sementara saat ini usia Ma’ruf adalah 75 tahun. Sehingga menurut WHO di usia itu masuk kategori setengah baya. Tidak bisa disebut tua.

“Jadi kalau menurut ketentuan WHO saya belum 80 tahun, kalau umur 60-80 tahun namanya setengah baya,” pungkas Ma’ruf Amin. (**/jpc)

Komentar

Topik Terkait