oleh

KPP Dukung Pernyataan Hendropriyono Soal Pertarungan Ideologi Pancasila dan Khilafah

JAKARTA, INIKATA.com – Ketua Komite Pedagang Pasar (KPP) mendukung pernyataan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono perihal pertarungan Pemilu sekarang ini adalah dua ideologi berbeda.

“Pernyataan mantan KaBIN Hendropriyono soal pertarungan ideologi Pancasila dan Khilafah dalam Pilpres kali ini memang benar adanya,” kata Rosyid dalam Rilisnya.

Dirinya menuturkan masyarakat harus memilih dengan capres dan cawapres yang selalu mengusung ideologi Pancasila untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik meskipun dalam keberagaman.

“Dan sosok itu terdapat dalam pasangan Joko Widodo dan KH Maruf Amin,” tegasnya.

Lebih lanjut dia juga menjelaskan selama kepemimpinan Jokowi pemerataann pembanguanan hampir dilakukan di seluruh wilayah Indonesia khususnya di wilayah Indonesia.

“Kita lihat pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol. Dimana pembangunan ini tentunya memudahkan pengusaha untuk memangkas jarak tempuh dan tentunya membuat cost semakin berkurang,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu Hendropriyono mengatakan, yang bertarung pada Pemilu kali ini adalah ideologi Pancasila berhadapan dengan ideologi khilafah. Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat harus mulai menentukan pilihan dan memahami calon pemimpin dipilih pada Pemilu 2019.

“Bahwa yang berhadap-hadapan adalah ideologi Pancasila berhadapan dengan ideologi khilafah. Tinggal pilih yang mana. Rakyat harus jelas mengerti. Bahwa dia harus memilih yang bisa membikin dia selamat,” ujar dia.

Diketahui, Pemilu Serentak digelar 17 April mendatang. Pesta demokrasi lima tahunan kali ini tak hanya memilih presiden dan wakil presiden, melainkan anggota legislatif.

Pilpres sendiri diikuti dua pasangan calon. Keduanya adalah capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi- Ma’ruf Amin serta capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo- Sandiaga Uno.

Kedua capres dan cawapres menegaskan bukan anti Pancasila. Bahkan kedua calon menyerukan sama-sama menjaga Pancasila. (Danang)

Komentar

Topik Terkait