oleh

Mulai Ditinggal Pengguna, XL Axiata Berencana Matikan Jaringan 2G

INIKATA.com – Jaringan 2G mulai ditinggal banyak pengguna. Hal itu membuat XL Axiata berencana mematikan seluruh jaringan 2G miliknya.

XL Axiata sendiri mulai mematikan jaringan 2G secara perlahan sejak 2018 lalu. Perusahaan telekomunikasi itu memperkirakan jaringan 2G miliknya akan mati total dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Hal ini dilakukan guna membangun kualitas yang lebih baik bagi pelanggan dengan menggantikannya ke jaringan 4G. Kemudian, alasan lain dimatikannya jaringan 2G ini karena dinilai terlalu boros dengan listrik, sehingga tak efisien.

“Konsumsi listrik (2G) itu besar, ada financial impact-nya. Jaringan 2G juga teknologi lama jadi gak efisien secara listrik yang lebih besar dari spektrum. Kita ingin membangun kualitas yang lebih baik,” kata Moh Adlan bin Ahmad Tajudin, Direktur Keuangan XL Axiata, di Banyuwangi, Jawa Timur.

Menurutnya, pengguna 2G XL Axiata saat ini hanya sekitar 3 persen. Jumlah ini jauh dari pengguna 4G yang sudah berada diangka 75 persen. Meski begitu, pihaknya mengaku tidak akan agresif dalam men-shutdown jaringan 2G.

“Ini untuk memudahkan perpindahan konsumen ke 4G. Jadi ada migrasi dari 2G dan 3G ke 4G. Kita sudah mulai shutting down 2G dan akan terus. Di 2019 kami berharap industri ini bisa berjalan dengan baik,” terang Tajudin.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya menambahkan, penonaktifan jaringan 2G dilakukan secara bertahap dari cluster ke cluster. XL Axiata akan mematikan jaringan 2G di wilayah tertentu yang jumlah penggunanya semakin menyusut.

Nantinya jika penutupan jaringan 2G ini telah rampung, maka sisa frekuensi kosong yang semula digunakan jaringan 2G akan dialokasikan untuk jaringan 4G.

“Saat melakukan shutdown 2G, yang menjadi benefit adalah frekuensi jadi terbuka untuk kami re-farm. Kami akan re-farm untuk jaringan 4G LTE,” pungkasnya. (**/jpc)

Komentar

Topik Terkait