oleh

Berani Kampanye di Masa Tenang, Netizen dan Buzzer Bakal Disuspend

INIKATA.com Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan bertindak tegas bagi netizen yang nekat berkampanye di masa tenang. Baik buzzer maupun perorangan akan diperlakukan sama.

Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan, siapapun yang nekad berkampanye selama masa tenang akan diblok akunnya. Namun, sebelum diblok, pemilik akun akan diberi peringatan terlebih dahulu untuk menghapus konten yang diterbitkan.

“Setiap orang yang melakukan kegiatan kampanye pada masa tenang, kita akan block dulu, suspend akunnya dulu. Apakah itu buzzer atau masyarakat,” ujar Samuel di kantor Bawaslu RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Samuel menjelaskan, pelarangan kampanye ini bukan bermaksud untuk mengurangi hak kebebasan berekspresi seseorang. Namun, kampanye memiliki aturannya tersendiri dan ada jangka waktu yang sudah diatur undang-undang.

“Kami sudah memberi tahu kepada platform untuk iklan mereka sudah bersedia dan sudah dilakukan, jadi tidak ada iklan apapun yang bisa diterima oleh platform selama masa tenang ini, sampai pada hari pencoblosan,” imbuhnya.

Meski begitu, Kemkominfo tidak meminta agar seluruh konten kampanye yang sudah diterbitkan di media sosial untuk dihapus. Yang dilarang hanya menyebar kembali konten tersebut.

“Kalau sudah di posting, ya sudah. Tapi kalau itu selama tidak dipromosikan, disebarkan tidak apa-apa, itu sudah terjadi. Yang nggak boleh itu kita merepost lagi atau menyebarkan linknya,” tegas Samuel.

Sementara itu, bagi setiap individu yang mencari informasi terkait paslon maupun caleg di media sosial masih diperbolehkan sekalipun di masa tenang. Karena itu merupakan hak seseorang memperoleh informasi. Namun, hal yang dilarang yaitu ketika informasi itu disebar ulang di media massa. Begitu pula dengan percakapan politik secara privat atau individu antar individu tidak dilarang.

(Inikata/Jawapos)

Komentar

Topik Terkait